Vol 2, No 2 (2007)

Juli 2007

Table of Contents

Articles

Hadi Riyadi, Faisal Anwar
PDF
1

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi, konsumsi ibu menyusui dan bayi, frekuensi konsumsi pangan ibu menyusui serta menganalisis status gizi ibu menyusui dan bayi. Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional dengan sampel ibu menyusui. Sampel yang diambil sebanyak 100 orang ibu menyusui. Pemilihan sampel dilaku­kan secara acak berlapis (stratified random sampling). Penelitian ini dilakukan di dua ke­camatan di Kabupaten Cianjur pada tahun 2006-2007. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik sosial ekonomi keluarga ibu menyusui, konsumsi dan frekuensi konsumsi pangan ibu menyusui dan bayi, status gizi ibu menyusui serta data antropometri bayi yang digunakan untuk menentukan status gizi bayi. Data karakteristik sosial ekonomi keluarga ibu menyusui, konsumsi dan frekuensi konsumsi bayi diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data antropometri bayi diperoleh melalui pengukuran yang dilakukan selama penelitian berlangsung. Data hasil wawancara dan pengukuran dientri menggunakan soft­ware excel. Data dianalisis dengan SAS (Statistical Analysis System) dan menggunakan uji Regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi energi dan protein ibu menyusui secara rata-rata hanya memenuhi 60% dan 87% dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan (RDA). Konsumsi energi dan protein bayi secara rata-rata sudah memenuhi 100% dan 106% dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan (RDA). Prevalensi ibu menyusui pada kategori thin dan overweight masing-masing sebesar 10% dan 16%. Pada bayi, prevalensi dari underweight, stunted dan wasted yaitu sebesar 8.5%, 45.7% dan 9.6%.

Keywords : konsumsi, frekuensi  makan, status gizi
Eddy Setyo Mudjajanto, Dadang Sukandar
PDF
13
Dadang Sukandar, Ali Khomsan
PDF
26
Indah Irma Maharani, . Hardinsyah, Bambang Sumantri
PDF
36
Dadang Sukandar
PDF
44
Mira Dewi
PDF
49

Index of food intake diversity or dietary diversity reflects the nutritional quality of the diet; and it is associated with nutritional health outcomes. Understanding factors determine index of dietary diversity is important for improving nutritional-health status of the people.  However, no studies have been done to capture completely the determinant factors of dietary diversity. This journal article is intended to review the determinants factor of dietary diversity from studies done in both develop and developing countries at individual and household levels.  The results show that four studies analyzed the food data at individual level and the other four studies analyzed the food data at household level; and most of the studies were done in USA. Method of dietary diversity measurement and its statistical analysis varies among the studies. A few dietary diversity studies have investigated particular determinant factors with attention given to assessing nutrition knowledge and socio-demographic factors; and the others on economic and ecological factors.  The present review  suggested that the determinant factors of dietary diversity are nutrition knowledge, food preference, household size and composition, food availability and ecological factors, time availability for food preparation, and food purchasing power e.g. income, food expenditure and food prices. Based on this review a comprehensive conceptual framework and model of the determinant factors of dietary diversity could be developed.

Keywords: determinant factors, dietary diversity
. Hardinsyah
PDF
55