PENILAIAN KESEHATAN MANGROVE DI DESA JAGO JAGO, KABUPATEN TAPANULI TENGAH, SUMATERA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.24319/jtpk.14.157-167Kata Kunci:
hemispherical photography, mangrove, tutupan tajukAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persentase tutupan mangrove di Desa Jago Jago Sumatera Utara. Metode hemispherical photography digunakan untuk menentukan tajuk mangrove. Metode ini memberikan informasi yang lebih akurat karena area yang ditangkap oleh kamera lebih presisi, sehingga dapat menggambarkan tutupan tajuk mangrove yang sebenarnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2022 di 6 stasiun. Lokasi stasiun penelitian ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengambilan data tajuk mangrove menggunakan kamera 12-megapiksel. Teknik ini diterapkan pada plot berukuran 10x10 m2 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak ImageJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 8 spesies mangrove yang ditemukan di Desa Jago Jago yaitu Rhizophora stylosa, Rhizophora apiculata, Xylocarpus granatum, Bruguiera sexangula, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal, Lumnitzera littorea, dan Nypa fruticans. Nilai kerapatan yang didapatkan berkisar 1.400 sampai 1.708,67 ind/ha, dan rata-rata nilai tajuk mangrove sebesar 76,15 %, tergolong rapat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
a. Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak jurnal publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. yang memungkinkan orang lain membagikan karya tersebut dengan pengakuan dari karya penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat memasukkan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal tersebut (misalnya, kirimkan ke repositori institusional atau publikasikan dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini
c. Penulis diijinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya di gudang institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyampaian, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan sebelumnya dan yang lebih lama.














