Kompresi toraks fatal akibat lipoma abdomen dan distensi lambung pada kucing

Kucing, DIstensi Lambung, Ascaris sp., Lipoma.

Penulis

  • Cahya Alamsyah Putra Anugerah Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Jatinangor, Indonesia, Indonesia
  • Cut Aja Salsabila Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Jatinangor, Indonesia, Indonesia
  • Ghazy Zhafran Febryawan Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Jatinangor, Indonesia, Indonesia
  • Shafia Khairani
    shafia@unpad.ac.id
    Department of Basic Medical Sciences, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Jatinangor, Indonesia, Indonesia
Figure 1. Necropsy findings in a feline cadaver. (A) Tracheal hyper-emia; (B) lung flotation test; (C) hemorrhage in pulmonary lobes; (D) abdominal lipoma with gastric distension; (E) excised lipoma; (F) Asca-ridia spp. and hairballs in the stomach; (G) hemorrhagic gastric mucosa lesions; (H) hemorrhagic duodenal lesions; (I) oral region of nematode; (J) nematode body; (K) nematode tail end

Gangguan pernapasan akibat patologi abdomen menghadirkan tantangan diagnostik dalam praktik hewan kecil dan dapat berakibat fatal jika tidak segera dikenali. Studi kasus ini menggambarkan temuan patologis pada kucing domestik dengan penyempitan rongga dada akibat distensi lambung yang parah dan lipoma abdomen. Nekropsi dilakukan pada kucing dengan dispnea, nyeri perut, inkoordinasi gaya berjalan, dan gejala mirip influenza. Pemeriksaan postmortem mengungkapkan beberapa lesi patologis, termasuk distensi lambung yang nyata akibat akumulasi gas, lipoma tunggal di dalam rongga perut, gastritis, enteritis, infeksi Ascaris spp. (askariasis), perdarahan paru, dan hiperemia trakea. Kehadiran lipoma abdomen dan distensi lambung secara bersamaan kemungkinan memberikan tekanan mekanis pada diafragma dan rongga dada, membatasi ekspansi paru dan mengganggu pertukaran gas. Kompromi pernapasan akibat tekanan ini dianggap sebagai faktor utama penyebab kematian hewan. Laporan ini menekankan perlunya evaluasi klinis menyeluruh pada kasus-kasus dengan gejala pernapasan dan perut, serta menyoroti bagaimana massa perut dapat memicu komplikasi yang mengancam jiwa.

Cara Mengutip

1.
Anugerah CAP, Salsabila CA, Febryawan GZ, Khairani S. Kompresi toraks fatal akibat lipoma abdomen dan distensi lambung pada kucing. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 Nov. 1 [cited 2026 Jun. 6];9(4):95-6. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/53114

Pathology of cutaneous blastomycosis in a cat

Vetnizah Juniantito, Eva Harlina, . Jumari, Vici Eko Handayani, Iis Ismawati

Patologi suspect feline viral rhinotracheitis pada kucing Persia

Cindy Oktati Kasari, Dyah Ayu Oktavianie Ardhiana Pratama, Albiruni Haryo

Esophageal foreign body removal using endoscopy in cat

Sitaria Fransiska Siallagan, Herawati Napitu, Arni Diana Fitri, Nindya Dwi Utami, Soenarti D....