The Relationship between Food Waste and Nutritional Status of Toddlers in Abang District Karangasem

Penulis

  • Kadek Nuansa Putri Wulandari Program Studi Yoga Kesehatan, Fakultas Brahma Widya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Denpasar 80235, Bali, Indonesia
  • Ni Ketut Sutiari Departmen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar 80223, Bali, Indonesia
  • Ni Wayan Arya Utami Departmen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar 80223, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.2.577-582

Kata Kunci:

balita, sisa makanan, status gizi

Abstrak

Masuknya makanan ke dalam tubuh merupakan kebutuhan dasar manusia, namun setiap individu memiliki kebiasaan makan yang berbeda. Sebagian orang mengonsumsi makanan berlebih hingga berisiko obesitas, sementara yang lain kekurangan pangan atau sering menyisakan makanan yang berujung pada food waste. Perilaku ini dipengaruhi oleh kebiasaan membeli bahan makanan berlebihan, kurangnya pengetahuan dalam penyimpanan dan pengolahan, pengelolaan makanan yang kurang baik, kualitas dan rasa makanan, keterbatasan waktu memasak, serta rendahnya kesadaran lingkungan. Sisa makanan (food waste) pada tingkat rumah tangga mencerminkan ketidakefisienan pemanfaatan pangan yang dapat berdampak pada asupan gizi balita, terutama di wilayah dengan kerawanan pangan seperti Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan sampel sebanyak 104 balita yang dipilih melalui multistage sampling. Data status gizi dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, sedangkan data perilaku food waste diperoleh menggunakan kuesioner perilaku food waste. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi normal, sementara perilaku food waste di rumah tangga masih tergolong kurang. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku sisa makanan dengan status gizi balita berdasarkan indeks BB/U (p=0,043), dan analisis multivariat menunjukkan bahwa perilaku food waste berpengaruh signifikan terhadap status gizi balita (p=0,020). Disimpulkan bahwa perilaku food waste memiliki hubungan signifikan dengan status gizi balita, sehingga diperlukan upaya edukasi dan intervensi untuk mengurangi sisa makanan di tingkat rumah tangga guna mendukung perbaikan status gizi balita.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“The Relationship between Food Waste and Nutritional Status of Toddlers in Abang District Karangasem” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(2), pp. 577–582. doi:10.25182/jigd.2026.5.2.577-582.