Effectiveness of Integrated Nutrition and Digital Training in Improving Foodservice Management among Micro Culinary Enterprises

Penulis

  • Holif Fitriyah Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember 68121, Jawa Timur, Indonesia https://orcid.org/0009-0004-6098-4045
  • Erwina Safitri Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember 68121, Jawa Timur, Indonesia https://orcid.org/0009-0007-8117-7084
  • Ellanda Rima Ervyanna Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember 68121, Jawa Timur, Indonesia
  • Baiq Dewi Sukma Septiani Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember 68121, Jawa Timur, Indonesia https://orcid.org/0009-0002-7812-7696

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.3.610-617

Kata Kunci:

manajemen layanan makanan, manajemen penyelenggaraan makanan, pelatihan digital, pendidikan gizi, usaha mikro kuliner

Abstrak

Usaha mikro kuliner memiliki peran penting dalam penyediaan makanan bagi masyarakat, namun masih menghadapi kendala dalam manajemen penyelenggaraan makanan, seperti keterbatasan pengetahuan gizi, praktik higiene dan sanitasi yang belum optimal, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan terintegrasi gizi dan digital dalam meningkatkan manajemen penyelenggaraan makanan pada usaha mikro kuliner. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sebanyak 52 pelaku usaha yang terdiri atas pengusaha katering dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner yang tergabung dalam DPC Ikatan Ahli Boga (IKABOGA) Kabupaten Jember, Jawa Timur, berpartisipasi dalam penelitian ini. Pelatihan meliputi materi gizi dasar, perencanaan menu seimbang, higiene dan sanitasi pangan, standardisasi porsi, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pengelolaan biaya menu dan usaha. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan gizi dari 63,4±9,8 menjadi 82,1±7,6 (p<0,001), skor praktik higiene dan sanitasi dari 68,1±9,8 menjadi 84,3±7,9 (p<0,001), serta skor manajemen penyelenggaraan makanan dari 66,7±11,1 menjadi 80,9±9,2 (p<0,001). Pelatihan terintegrasi gizi dan digital efektif meningkatkan pengetahuan gizi, praktik higiene dan sanitasi, serta kapasitas manajemen penyelenggaraan makanan pada usaha mikro kuliner. Pendekatan pelatihan terintegrasi ini berpotensi mendukung peningkatan mutu manajemen penyelenggaraan makanan pada usaha mikro kuliner.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“Effectiveness of Integrated Nutrition and Digital Training in Improving Foodservice Management among Micro Culinary Enterprises” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(3), pp. 610–617. doi:10.25182/jigd.2026.5.3.610-617.