Research Trends and Thematic Evolution of GABA in Fermentation and Bakery Systems: Bibliometric Analysis
DOI:
https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.3.618-634Kata Kunci:
asam γ-aminobutirat, analisis bibliometrik, fermentasi, makanan fungsional, produk rotiAbstrak
γ-Aminobutyric acid (GABA) merupakan asam amino bioaktif non-protein yang semakin banyak diteliti dalam sistem fermentasi dan produk roti karena memiliki sifat fungsional, nutrisi, dan manfaat kesehatan. Pesatnya peningkatan publikasi pada bidang ini menuntut adanya evaluasi komprehensif terhadap perkembangan penelitian, pola kolaborasi, serta evolusi tema ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren riset global terkait GABA dalam aplikasi fermentasi dan roti menggunakan pendekatan bibliometrik. Analisis bibliometrik potong lintang dilakukan menggunakan basis data Scopus terhadap publikasi periode 2017–2026 dengan kata kunci yang berkaitan dengan GABA, fermentasi, dan proses roti. Sebanyak 1.023 dokumen dianalisis menggunakan indikator kinerja publikasi, analisis jaringan ko-occurrence, pemetaan tematik, serta analisis kolaborasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan output ilmiah yang kuat disertai tingkat kolaborasi yang tinggi, dengan artikel jurnal sebagai jenis publikasi dominan. Produktivitas penelitian secara geografis terkonsentrasi di Asia, khususnya Tiongkok, Korea, dan Jepang, sementara kontribusi dari Asia Tenggara dan Eropa mulai meningkat, menandakan perluasan partisipasi global. Tema utama penelitian meliputi proses fermentasi, metabolisme mikroba, biosintesis GABA, serta bakteri asam laktat yang menegaskan peran penting aktivitas mikroorganisme dalam peningkatan produksi GABA. Seiring waktu, fokus penelitian bergeser dari studi fermentasi dasar menuju investigasi mekanistik, analisis metabolik, probiotik, dan pengembangan pangan fungsional. Analisis jaringan kata kunci dan pemetaan tematik menunjukkan struktur penelitian yang terintegrasi antara teknologi fermentasi, mekanisme biokimia, serta implikasi metabolik dan kesehatan. Tema penggerak didominasi studi metabolisme dan eksperimen terkontrol, sementara topik aplikasi seperti probiotik dan kesehatan manusia semakin menonjol. Secara keseluruhan, bidang ini telah mencapai tahap matang dan multidisipliner, beralih dari eksplorasi berbasis proses menuju inovasi berbasis aplikasi untuk mendukung pengembangan pangan fungsional dan produk roti berbasis fermentasi yang diperkaya GABA.








2.png)
