The Effect of Educational Plate Media (PIREKA) and WhatsApp on Knowledge, Macronutrient Intake, and Nutritional Status of the Elderly
DOI:
https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.3.655-663Kata Kunci:
edukasi, gizi lansia, media interaktif, obesitas, pengetahuanAbstrak
Indonesia telah memasuki fase ageing population yang disertai peningkatan permasalahan gizi pada lanjut usia (lansia), termasuk gizi lebih dan obesitas yang meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Rendahnya pengetahuan gizi dan pola konsumsi yang tidak seimbang, khususnya asupan lemak berlebih, menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan gizi, asupan zat gizi makro, dan status gizi lansia di Kelurahan Mulyorejo setelah pemberian intervensi edukasi dengan media Piring Edukasi Gizi Lansia (PIREKA) dan edukasi melalui grup WhatsApp. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest pada 24 responden pra-lansia dan lansia yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui edukasi gizi menggunakan media PIREKA secara home visit dan dilanjutkan dengan edukasi berkelanjutan melalui grup WhatsApp selama tiga minggu. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat pengetahuan gizi, asupan zat gizi makro berdasarkan food recall 24 jam, serta status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), yang dianalisis menggunakan uji uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi serta kecukupan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat secara bermakna (p<0,05). Namun, status gizi berdasarkan IMT dan berat badan tidak mengalami perbedaan signifikan. Disimpulkan bahwa media PIREKA dan WhatsApp efektif meningkatkan pengetahuan dan asupan zat gizi makro lansia, namun intervensi selanjutnya perlu difokuskan pada pengurangan asupan lemak dan dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pengendalian status gizi.








2.png)
