Relationship Dietary Intake, Knowledge Level, and Body Image Incidence of Chronic Energy Deficiency in Adolescent Girls

Penulis

  • Deswita Ayu Fitriany Jurusan Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kusuma Husada, Surakarta, Jawa Tengah 57136, Indonesia
  • Fanny Novanty Nur Hanifah Jurusan Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kusuma Husada, Surakarta, Jawa Tengah 57136, Indonesia https://orcid.org/0009-0003-4476-423X
  • Bahriyatul Ma'rifah Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang, Semarang, Jawa Tengah 50192, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-9153-2429

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.3.703-712

Kata Kunci:

asupan makan, citra tubuh, KEK, pengetahuan, remaja putri

Abstrak

Remaja putri sering mengalami masalah gizi, salah satunya Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK merupakan kondisi malnutrisi akibat kekurangan asupan makanan dalam jangka panjang yang berdampak pada kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup. Faktor langsung penyebab KEK adalah asupan makan, sedangkan faktor tidak langsung meliputi tingkat pengetahuan dan citra tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makan, tingkat pengetahuan, dan citra tubuh dengan kejadian KEK pada remaja putri di SMA Negeri 1 Mojolaban. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 427 siswi, dengan sampel sebanyak 91 orang yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri (LiLA), wawancara asupan makan menggunakan SQ-FFQ, serta pengisian kuesioner tingkat pengetahuan dan citra tubuh. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, Spearman, dan regresi linier berganda. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas subjek berusia 16–18 tahun (91,2%), memiliki uang saku Rp.10.000–Rp.15.000 (41,8%), dengan sebagian besar mengalami asupan energi kurang (72,5%), protein kurang (63,7%), lemak kurang (74,7%), dan karbohidrat kurang (78%). Sebanyak 51,6% memiliki tingkat pengetahuan cukup, 90,1% tidak peduli terhadap citra tubuh, dan 74,7% mengalami KEK. Analisis bivariat menunjukkan seluruh variabel independen berhubungan signifikan dengan kejadian KEK (p=0,000). Namun, hasil analisis multivariat memperlihatkan bahwa hanya asupan energi (B=0,461; p=0,031), tingkat pengetahuan (B=0,200; p=0,010), dan citra tubuh (B=0,395; p=0,000) yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian KEK, sedangkan asupan protein tidak berpengaruh (p=0,762). Kesimpulannya, asupan makan, tingkat pengetahuan, dan citra tubuh memiliki hubungan signifikan dengan kejadian KEK pada remaja putri, dengan asupan energi sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi gizi yang komprehensif melalui peningkatan kecukupan energi, edukasi gizi, serta pembinaan citra tubuh yang sehat untuk mencegah KEK pada remaja putri.

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“Relationship Dietary Intake, Knowledge Level, and Body Image Incidence of Chronic Energy Deficiency in Adolescent Girls” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(3), pp. 703–712. doi:10.25182/jigd.2026.5.3.703-712.