POLA ASUH MAKAN, PERKEMBANGAN BAHASA, DAN KOGNITIF ANAK BALITA STUNTED DAN NORMAL DI KELURAHAN SUMUR BATU, BANTAR GEBANG BEKASI

  • Nur Latifah Hanum Departemen Gizi Masyarakat FEMA-IPB
  • Ali Khomsan Departemen Gizi Masyarakat FEMA-IPB

Abstract

ABSTRACT

The purposes of this study were to identify the association between nutritional status, language and cognitive development and also differences of language and cognitive development between normal and stunted underfives children. The study design was a cross-sectional. Sample size was 70 children consisted of 35 normal and 35 stunted children. The highest percentage level of education of fathers and mothers only primary school and more than half of children from poor families. There was significant difference (p<0.05) of language and cognitive development between normal and stunted children. It was show that normal children had higher language and cognitive development scores than stunted children. Also there was significant difference (p<0.05) between age of children, mother level of education, and family income with language and cognitive development. Child care practices was no difference between stunted children and non-stunted children, non-stunted mothers child practices scores was higher than stunted children. There was a significant association between nutritional status based on Height/Age with language development (p<0.05).

Key words: cognitive, language, stunting, underfives children

ABSTRAK

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kaitan status gizi dengan perkembangan bahasa dan kognitif pada anak yang berstatus gizi normal dan stunted. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Total subjek pada penelitian ini sebanyak 70 anak balita, terdiri dari 35 anak balita berstatus gizi stunted dan 35 anak berstatus gizi normal. Sebagian besar pendidikan orang tua adalah SD dan berasal dari keluarga miskin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p<0.05) skor perkembangan bahasa dan kognitif pada anak balita normal dan stunted berdasarkan usia balita, tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan besar keluarga. Kelompok balita normal memiliki pencapaian perkembangan bahasa dan kognitif yang lebih tinggi daripada kelompok anak balita stunted. Tidak terdapat perbedaan pola asuh makan anak balita normal dan stunted (p>0.05), namun skor pola asuh makan ibu anak balita normal lebih tinggi daripada anak balita stunted. Berdasarkan uji korelasi terdapat hubungan signifikan (p<0.05) antara status gizi indeks (TB/U) anak balita dengan perkembangan bahasa, namun tidak terdapat hubungan antara status gizi indeks (TB/U) dengan perkembangan kognitif balita.

Kata kunci: anak balita, bahasa, kognitif, stunting

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-06-21
How to Cite
Hanum, N. L., & Khomsan, A. (2016). POLA ASUH MAKAN, PERKEMBANGAN BAHASA, DAN KOGNITIF ANAK BALITA STUNTED DAN NORMAL DI KELURAHAN SUMUR BATU, BANTAR GEBANG BEKASI. Jurnal Gizi Dan Pangan, 7(2), 81-88. https://doi.org/10.25182/jgp.2012.7.2.81-88
Section
Articles