Induksi anastesi menggunakan Ket-A-Xyl® pada kucing domestik
Downloads
Kombinasi Ketamine dan Xylazine sebagai induksi anastesi sangat umum digunakan pada hewan kecil. Protokol pemberiannya umumnya didahului dengan pemberian Atropin sulfat sebagai premedikasi yang diberikan secara tersendiri. Produk baru yang berisi kombinasi ketamine, atropine dan xylazine (Ket-A-Xyl® 20 ml, AgroVet, Peru) telah dipasarkan di Indonesia untuk induksi anastesi pada anjing. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek induksi anastesi sediaan Ket-A-Xyl pada kucing domestik. Hasil pemberian sediaan ini pada kucing domestik memiliki onset 3.33 ± 2.07 menit dan durasi 59.5 ± 11.11 menit. Induksi dengan sediaan ini menimbulkan efek anastesi yang berlangsung sangat halus, tenang, tidak menimbulkan muntah serta memiliki efek muscle relaxant yang baik. Hewan coba sebagian besar tidak menunjukkan adanya delirium. Sediaan Ket-A-Xyl® dinilai efisien dalam mengurangi waktu yang diperlukan pada fase preanastesi meskipun efek hipotermia terjadi pada seluruh hewan
Allen DG, Dyson DH, Pascoe PJ, O'Grady MR. 1986. Evaluation of a xylazine-ketamine hydrochloride combination in the cat. Canadian Journal of Veterinary Research. 50(1): 23–26
Arnbjerg J. 1979. Clinical use of ketamine-xylazine for anaesthesia in the cat. Nordisk veterinaermedicin. 31(4):145-54
Lemke KA. 2007. Anticholinergics and Sedatives. di dalam Lumb & Jones Veterinary Anesthesia and Analgesia. 4thedition. Tran-quilli WJ, Thurman JC, Grimm KA, editor. Iowa (US): Blackwell. Pp: 203-205
Morgan RV. 2008. Appendix I: Normal Physiologic Values. Di dalam: Handbook of Small Animal Practice. 5thedition. Missouri (US): Elsevier. Pp: 1272
Nesgash A, Yaregal B, Kindu T, Hailu E. 2016. Evaluation of general anesthesia using xylazine-ketamine combination with and without diazipam for ovariohyterectomy in bitches. Journal of Veterinary Science & Technology. 7(6): 1000376 DOI: https://doi.org/10.4172/2157-7579.1000376
Yusuf MC, Syafruddin, Roslizawaty. 2018. Pengaruh ketamine-xylazin terhadap onset dan sedasi kucing lokal (Felis catus) yang diovariohisterektomi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner. 2(4): 599-603
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license permits use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, including for commercial purposes, provided the original work is properly cited, a link to the license is given, and any changes made are indicated. Any derivative work must be distributed under the same license or a compatible license.




