Perawatan Ehrlichiosis pada kucing yang mengalami anemia dan indikasi gagal ginjal

anemia apus darah Ehrlichiosis kucing

Authors

  • Kurnia Kurnia
    kurnia.dvm@gmail.com
    Prof. Soeparwi Veterinary Hospital, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Dito Anggoro Prof. Soeparwi Veterinary Hospital, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Setyo Budhi Prof. Soeparwi Veterinary Hospital, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Dwi Priyowidodo Department of Parasitology, Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Kucing persia diperiksa sebanyak 2 ekor diperiksa tanggal 23 April 2019 dan 29 April 2019 dengan gejala lesu, mukosa pucat, tidak mau makan sejak 3-5 hari, dehidrasi dan mengalami penurunan berat badan dalam satu bulan terakhir. Kucing tersebut berasal dari pemilik berbeda yang memungkin pernah kontak dengan anjing. Pemeriksaan klinis menunjukkan kedua kucing mengalami anemia, lethargi dan abnormalitas ukuran ginjal yang membengkak pada kucing I dan atropi pada kucing II. Hasil pemeriksaan laboratorium kedua kucing mengalami anemia, SGPT/ALT turun, albumin normal, blood urea nitrogen (BUN) dan creatinin keduanya meningkat. Kucing I mengalami trombositopenia, leukositosis dengan neutrofilia dan protein plasma normal. Kucing II menunjukkan trombosit normal, neutrofilia dan total protein yang meningkat. Pemeriksaan preparat apus darah ditemukan inklusi intrasitoplasmik dalam neutrofil dari kedua kucing yang mengarah pada morula Ehrlichia sp. Diagnosa kedua kucing mengarah pada dugaan Ehrlichiosis. Penanganan anemia dan dehidrasi diberikan infus NaCl 0,9% intravena, injeksi Meylon dan Hematodin. Kondisi kedua kucing terus menurun, kucing I mati setelah 2 hari terapi dan kucing II mati setelah 5 hari terapi.

How to Cite

1.
Kurnia K, Anggoro D, Budhi S, Priyowidodo D. Perawatan Ehrlichiosis pada kucing yang mengalami anemia dan indikasi gagal ginjal. ARSHI vet lett [Internet]. 2020 May 31 [cited 2026 Jun. 6];4(2):23-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/index.php/arshivetlett/article/view/26142

Suspect feline infectious peritonitis pada kucing

Sus Derthi Widhyari, Bayu Firmala Kusuma, Setyo Widodo, Anita Esfandiari, Retno Wulansari, Leni...