Pneumonia mikotik pada seekor kucing domestik yang disebabkan oleh Mycoleptodiscus indicus memiliki potensi zoonosis dan dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional.

Kucing Imunosupresif Mycoleptodiscus Opportunistik Sistemik Zoonosis

Penulis

  • Putu Mira Puspitayani
    mirapuspitayani27@gmail.com
    Study Program of Disaster Management, Faculty of National Security, Republic of Indonesia Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Syamsul Maarif Study Program of Disaster Management, Faculty of National Security, Republic of Indonesia Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Lilik Kurniawan Study Program of Disaster Management, Faculty of National Security, Republic of Indonesia Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Anwar Kurniadi Study Program of Disaster Management, Faculty of National Security, Republic of Indonesia Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Wilopo Study Program of Disaster Management, Faculty of National Security, Republic of Indonesia Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • I Putu Juli Sukariada Study Program of Animal Husbandry, Faculty of Military Logistics Vocational Studies, Republic of Indonesia Defense University, Belu, East Nusa Tenggara, Indonesia, Indonesia
  • Sherli Melani Ludji Study Program of Animal Husbandry, Faculty of Military Logistics Vocational Studies, Republic of Indonesia Defense University, Belu, East Nusa Tenggara, Indonesia, Indonesia
Figure 1. Clinical and mycological findings in a kitten infected with Mycoleptodiscus indicus. (A) Kitten in critical condition. (B) Extensive subcutaneous infection with necrosis. (C) Cytological smear showing M. indicus hyphae (red arrow), epithelial cells (yellow arrow), and neu-trophils (black arrow). (D) Fungal growth of M. indicus on Sabouraud Dextrose Agar (SDA).

Kondisi lingkungan memainkan peran penting dalam penularan penyakit pada hewan peliharaan, terutama di lingkungan lembap yang memfasilitasi perkembangbiakan dan penyebaran patogen. Mycoleptodiscus indicus adalah jamur oportunistik, saprobik, dan endofit yang menyebabkan infeksi sistemik pada berbagai inang, termasuk manusia. Laporan kasus ini menggambarkan infeksi M. indicus yang fatal pada seekor anak kucing. Diagnosis melibatkan pemeriksaan klinis, sitologi, kultur jamur, nekropsi, dan analisis histopatologi. Patologi makroskopis menunjukkan pembengkakan dan perdarahan di jantung, limpa, ginjal, dan hati, dengan nekrosis dan perdarahan paru-paru. Pemeriksaan histopatologi mengungkapkan adanya spora jamur di jaringan paru-paru. Analisis sitologi dan kultur mengkonfirmasi keberadaan M. indicus. Kematian anak kucing tersebut disebabkan oleh invasi pernapasan oleh spora M. indicus, yang menyebabkan penyebaran sistemik dan sepsis.

Cara Mengutip

1.
Puspitayani PM, Maarif S, Kurniawan L, Kurniadi A, Wilopo, Sukariada IPJ, et al. Pneumonia mikotik pada seekor kucing domestik yang disebabkan oleh Mycoleptodiscus indicus memiliki potensi zoonosis dan dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 Nov. 1 [cited 2026 Jun. 6];9(4):107-8. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/67889

Suspect chronic kidney disease pada kucing domestik

Muhammad Arfan Lesmana, Syakina Wahyu Endah Puspita Puspita