Corpus alienum pada saluran pencernaan kura-kura baning (Manouria emys) di Kebun Binatang Bandung
Unduhan
Kura-kura memiliki kebiasaan menelan benda asing yang dikenal sebagai geofagi. Benda asing yang tertelan dapat menimbulkan obstruksi pada saluran pencernaan. Seekor kura-kura baning cokelat (Manouria emys), jenis kelamin jantan, dengan berat badan 13,5 kg, dilaporkan mengalami penurunan nafsu makan, lemas, tidak dapat defekasi, dan mata berair. Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang radiografi (X-ray) menunjukkan akumulasi benda asing di saluran pencernaan. Penanganan yang dilakukan berupa pemasangan feeding tube, pemberian gliserin, dan pemberian biodin. Setelah penanganan, kura-kura mengeluarkan benda asing berupa pasir saat defekasi dan selanjutnya mengalami peningkatan kondisi tubuh. Kura-kura aktif kembali dan dinyatakan sembuh setelah 18 hari penanganan.
Asian Turtle Trade Working Group. 2000. Manouria emys. The IUCN Red List of Threatened Species 2000. [14 Maret 2025].
Kursini MD, Yazid M. 2005. Kura-kura Asia dalam Krisis. In: Warta Herpetofauna Edisi 3. Bogor: ITB.
Lescano JG, Chipayo YG, Quevedo MU. 2015. Obstrucción gastrointestinal por cuerpos extraños en una tortuga charapa (Podocnemis expansa) mantenida en cautiverio. Revista de Investigaciones Veterinarias del Peru. 26(2):357-364. https://doi.org/10.15381/rivep.v26i2.11009 DOI: https://doi.org/10.15381/rivep.v26i2.11009
Miloš V, Ana P. 2024. Case of intestinal obstruction by gravel in red-eared slider (Trachemys scripta elegans) solved with medicamentous therapy. Veterinarski Glasnik. 78(1):88-92. https://doi.org/10.2298/VETGL231102001V DOI: https://doi.org/10.2298/VETGL231102001V
Music MK, Strunk A. 2016. Reptile critical care and common emergencies. Veterinary Clinics of North America: Exotic Animal Practice. 19(2):591-612. https://doi.org/10.1016/j.cvex.2016.01.009 | PMid:27131163 DOI: https://doi.org/10.1016/j.cvex.2016.01.009
Nicholas E, Warwick C. 2011. Alleviation of a gastrointestinal tract impaction in a tortoise using an improvised vibrating massager. The Journal of Herpetological Medicine and Surgery. 21(4):93-95. https://doi.org/10.5818/1529-9651-21.4.93 DOI: https://doi.org/10.5818/1529-9651-21.4.93
Rickyawan N, Ekhdiasmara S, Karaman YR, Kartika R, Hudriyah U. 2020. Pengangkatan benda asing dengan metode coelio-plastronotomi pada kura-Kura pardalis (Stigmochelys pardalis). Jurnal Medik Veteriner. 3(2):263-270. https://doi.org/10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.263-270 DOI: https://doi.org/10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.263-270
Rodrigues MC, Lima WC, Quessada AM, Silva FAN, Silva LMC, de Souza AB, de Moura CRC, Lima DASD. 2015. Celiotomy by plastrotomy in yellow-footed tortoise (Geochelone denticulata). Pesquisa Veterinária Brasileira. 35(2):173-176. https://doi.org/10.1590/S0100-736X2015000200014 DOI: https://doi.org/10.1590/S0100-736X2015000200014
Yamgar AT, Lokhande DU, Yadav, Dakhne PS. 2019. Successful surgical management of foreign body in tortoises. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences. 8(2):922-926. https://doi.org/10.20546/ijcmas.2019.802.105 DOI: https://doi.org/10.20546/ijcmas.2019.802.105
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




