Pengaruh Karang gigi terhadap abnormalitas gigi kucing dan faktor pendukungnya
Unduhan
Plak gigi adalah biofilm tipis yang terdiri dari bakteri yang menumpuk di permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan dengan benar, plak dapat mengalami mineralisasi menjadi kalkulus gigi, yang berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan mulut. Pada kucing, kondisi ini dapat menyebabkan kelainan gigi, seperti maloklusi dan resorpsi gigi; namun, laporan dari Indonesia masih terbatas. Studi ini menyelidiki hubungan antara kalkulus gigi dan gangguan gigi pada 45 kucing, serta faktor-faktor yang berkontribusi terhadap hubungan ini. Pemeriksaan klinis dilakukan untuk menilai pembentukan kalkulus dan mengidentifikasi kelainan gigi. Kuesioner terstruktur diberikan kepada pemilik kucing mengenai kesadaran dan praktik manajemen kesehatan mulut mereka. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Uji Eksak Fisher untuk mengevaluasi hubungan antara kalkulus dan kelainan gigi. Dari 45 kucing yang diperiksa, 28 (62,2%) memiliki kalkulus gigi, yang mana delapan (28,6%) menunjukkan kelainan gigi. Survei pemilik mengungkapkan bahwa meskipun 82% menyadari adanya karang gigi, hanya 8,9% yang melaporkan melakukan pemeriksaan gigi rutin pada hewan peliharaan mereka. Kesimpulannya, kalkulus gigi berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan kelainan gigi pada kucing, dengan kebiasaan makan diidentifikasi sebagai faktor pengaruh utama.
Banfield Pet Hospital. 2016. State of pet health 2016 report. Banfield hospital. Available: https://www.banfield.com/-/media/Project/Banfield/Main/en/general/SOPH-Infographic/PDFs/Banfield-State-of-Pet-Health-Report-2016.pdf
Gorrel C. 2015. Tooth resorption in cats: pathophysiology and treatment options. Journal of Feline Medicine Surgery. 17(1):37-43. https://doi.org/10.1177/1098612X14560098 | PMid:25527492 PMCid:PMC11383098
Khairunnisa FA, Namidya SK, Atifah Y. 2021. Cat Reproductive behavior tingkah laku reproduksi pada kucing di Kota Padang Su-matera Barat. Prosiding Semnas BIO Prosiding SEMNAS BIO 2021 Universitas Negeri Padang. Padang, Indonesia. Padang: 1332-1339; Available: https://semnas.biologi.fmipa.unp.ac.id/index.php/prosiding/article/view/239/197.
Maciel RM, Mazaro RD, Silva JPF, Lorenzetti DM, Herbichi A, Paz MC, Danesi CC, Fighera RA. 2020. Periodontal disease and its complications in cats from a shelter in the Central Region of Rio Grande Do Sul. Pesquisa Veterinária Brasileira. 40(9): 696-706. https://doi.org/10.1590/1678-5150-pvb-6306
Niemiec B, Gawor J, Nemec A, Clarke D, McLeod K, Tutt C, Gioso M, Stegall PV, Chandler M, Morgenegg G, Jouppi R. McLeod K. 2020. World small animal veterinary association global dental guidelines. The Journal of Small Animal Practice. 61(7):395-403. https://doi.org/10.1111/jsap.13113 | PMid:32715500
Özavci V, Erbas G, Parin U, Yüksel HT, Kirkan Ş. 2019. Molecular detection of feline and canine periodontal pathogens. Veterinary and Animal Science. 2019(8):100069. https://doi.org/10.1016/j.vas.2019.100069 | PMid:32734086 PMCid:PMC7386636
Pratama DA, Utama IH, Putriningsih PAS. 2018. Prevalensi dan predileksi plak gigi pada kucing di Kota Denpasar. Jurnal Indonesia Medicus Veterinus. 7(1):76-84. https://doi.org/10.19087/imv.2018.7.1.76
Putter G. 2021. Recognising malocclusion in dogs and cats. Veterinary Practice. Available: https://www.veterinary-practice.com/article/recognising-malocclusion-in-dogs-and-cats.
Willow Creek Veterinary Center. 2024. Dental grade chart. Available: https://www.willowcreekvc.com/uploads/documents/dental-grade-chart.pdf.
Hak Cipta (c) 2025 CC-BY-SA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




