Helminthic and protozoan coinfections in mona monkeys (Cercopithecus mona) at Batu Secret Zoo, Batu, East Java, Indonesia

Parasitic coinfection in monkey

Cercopithecus mona Trichuris sp. Entamoeba sp.

Penulis

  • Vapriel Andhika Pattikawa Veterinary Professional Education Program, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia, Indonesia
  • Prista Dwi Restanti Batu Secret Zoo, Malang, East Java, Indonesia, Indonesia
  • Hana Mitsuki Putri Batu Secret Zoo, Malang, East Java, Indonesia, Indonesia
  • Reza Fahmiantika Pattikawa Batu Secret Zoo, Malang, East Java, Indonesia, Indonesia
  • Rizky Hardian Batu Secret Zoo, Malang, East Java, Indonesia, Indonesia
  • Ronald Tarigan
    tariganronald@apps.ipb.ac.id
    Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia, Indonesia

Laporan kasus ini berasal dari pemeriksaan feses enam monyet mona, yang hidup bersama dalam satu kandang. Telur cacing dari feses dievaluasi secara mikroskopis menggunakan metode asli. Ditemukan enam telur Trichuris sp., dan monyet-monyet tersebut kemudian diobati dengan Curcuma Plus® secara oral selama 3 hari, dikombinasikan dengan fenbendazole selama 3 hari secara oral. Pada hari ke-6, tidak ditemukan telur Trichuris sp.; namun, kista Entamoeba sp. ditemukan. Tidak ada kista Entamoeba sp. yang teridentifikasi pada hari ke-13. Infeksi cacing sering kali mendominasi selama tahap koinfeksi protozoa dan cacing. Infeksi protozoa dapat dikenali setelah infeksi cacing, yang diobati dengan anthelmintik.

Cara Mengutip

1.
Pattikawa VA, Restanti PD, Putri HM, Pattikawa RF, Hardian R, Tarigan R. Helminthic and protozoan coinfections in mona monkeys (Cercopithecus mona) at Batu Secret Zoo, Batu, East Java, Indonesia: Parasitic coinfection in monkey. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 May 20 [cited 2026 Jun. 6];9(2):41-2. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/61961
No Related Submission Found