Helminthic and protozoan coinfections in mona monkeys (Cercopithecus mona) at Batu Secret Zoo, Batu, East Java, Indonesia
Parasitic coinfection in monkey
Unduhan
Laporan kasus ini berasal dari pemeriksaan feses enam monyet mona, yang hidup bersama dalam satu kandang. Telur cacing dari feses dievaluasi secara mikroskopis menggunakan metode asli. Ditemukan enam telur Trichuris sp., dan monyet-monyet tersebut kemudian diobati dengan Curcuma Plus® secara oral selama 3 hari, dikombinasikan dengan fenbendazole selama 3 hari secara oral. Pada hari ke-6, tidak ditemukan telur Trichuris sp.; namun, kista Entamoeba sp. ditemukan. Tidak ada kista Entamoeba sp. yang teridentifikasi pada hari ke-13. Infeksi cacing sering kali mendominasi selama tahap koinfeksi protozoa dan cacing. Infeksi protozoa dapat dikenali setelah infeksi cacing, yang diobati dengan anthelmintik.
Boroumand N, Samarghandian S, Hashemy SI. 2018. Immunomodulatory, anti-inflammatory, and antioxidant effects of curcumin. Journal of Herbmed Pharmacology. 7(4):211-219. https://doi.org/10.15171/jhp.2018.33 DOI: https://doi.org/10.15171/jhp.2018.33
Dogra N, Kumar A, Mukhopadhyay T. 2018. Fenbendazole acts as a moderate microtubule destabilizing agent and causes cancer cell death by modulating multiple cellular pathways. Scientific reports. 8(1):11926. https://doi.org/10.1038/s41598-018-30158-6 | PMid:30093705 PMCid:PMC6085345 DOI: https://doi.org/10.1038/s41598-018-30158-6
Hailu GG, Ayele E T. 2021. Assessment of the prevalence of intestinal parasitic infections and associated habit and culture-related risk fac-tors among primary schoolchildren in Debre Berhan town, Northeast Ethiopia. BMC Public Health. 21(1): 1-12. https://doi.org/10.1186/s12889-020-10148-y | PMid:33422051 PMCid:PMC7797111 DOI: https://doi.org/10.1186/s12889-020-10148-y
Li M, Zhao B, Li B, Wang Q, Niu L, Deng J, Gu X, Peng X, Wang T, Yang G. 2015. Prevalence of gastrointestinal parasites in captive non‐human primates of twenty‐four zoological gardens in China. Journal of Medical Primatology. 44(3):168-173. https://doi.org/10.1111/jmp.12170 | PMid:25851745 PMCid:PMC6680269 DOI: https://doi.org/10.1111/jmp.12170
Mbuthia P, Murungi E, Owino V, Akinyi M, Eastwood G, Nyamota R, Lekolool I, Jeneby M. 2021. Potentially zoonotic gastrointestinal nematodes co‐infecting free ranging non‐human primates in Kenyan urban centres. Veterinary Medicine and Science. 7(3):1023-33. https://doi.org/10.1002/vms3.424 | PMid:33400394 PMCid:PMC8136933 DOI: https://doi.org/10.1002/vms3.424
Murphy H. 2015. Great Apes in Zoo and Wild Animal Medicine, Vol. 8, Miller RE, Fowler ME, Editors. Elsevier Saunders: St.Louis, Missouri. https://doi.org/10.1016/B978-1-4557-7397-8.00038-4 DOI: https://doi.org/10.1016/B978-1-4557-7397-8.00038-4
Riswanda Z, Kurniawan B. 2016. Infeksi soil-transmitted helminth: ascariasis, trichuriasis, dan cacing tambang. Majority. 5:61-68.
Sultana T, Jan U, Lee H, Lee H, Lee JI. 2022. Exceptional Repositioning of Dog Dewormer: Fenbendazole Fever. Current Issue in Molec-ular Biology. 44:4977-4986. https://doi.org/10.3390/cimb44100338 | PMid:36286053 PMCid:PMC9600184 DOI: https://doi.org/10.3390/cimb44100338
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




