Deteksi molekuler Babesia spp. menggunakan PCR pada anjing dari Bogor dan Jakarta, Indonesia

Babesia spp bogor anjing jakarta pcr

Penulis

  • Suganti Veerasamy Sekolah Menengah Kebangsaan Sultan Abu Bakar, Jln Beserah, Taman Bandar Emas, Kuantan, Pahang, Malaysia, Malaysia
  • Arifin Budiman Nugraha
    arifin@apps.ipb.ac.id
    Division of Parasitology and Medical Entomology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia, Indonesia
  • Umi Cahyaningsih Division of Parasitology and Medical Entomology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB Unversity, Indonesia
  • Arni Diana Fitri Veterinary Teaching Hospital, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia, Indonesia
  • Wirokartiko Satyawardana The Indonesian Quarantine Agency, Indonesian Animal, Fish, and Plant Quarantine, South Sumatera, Indonesia, Indonesia

Babesiosis pada anjing disebabkan oleh infeksi Babesia spp.; namun, metode deteksinya terbatas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Babesia spp. pada anjing dari Bogor dan Jakarta melalui PCR. Sampel darah (n=56) dikumpulkan dan diperiksa menggunakan apusan darah dengan pewarnaan Giemsa 10% dan PCR yang menargetkan gen 18S rRNA. Profil hematologi juga dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12,5% anjing ras campuran dari Bogor positif terinfeksi Babesia spp. melalui kedua metode. Anjing yang terinfeksi menunjukkan jumlah sel darah merah yang berkurang dan jumlah sel darah putih yang meningkat, yang mengindikasikan anemia dan respons imun. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode molekuler untuk diagnosis yang akurat dan mendukung perlunya program pencegahan dan pengendalian.

Cara Mengutip

1.
Veerasamy S, Nugraha AB, Cahyaningsih U, Fitri AD, Satyawardana W. Deteksi molekuler Babesia spp. menggunakan PCR pada anjing dari Bogor dan Jakarta, Indonesia. ARSHI vet lett [Internet]. 2024 Dec. 18 [cited 2026 Jun. 6];8(4):73-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/57455

Pendekatan Metode Double Advancement Flap pada Operasi Tumor Kulit pada Anjing

Leni Maylina, Citra Ayu Lestari, Elma Nefia, Siti Sarah Ulia, Christia Dilla, Siti Komariah

Vaginal Leiomyoma pada Anjing Betina 8 Tahun

Siti Zaenab, Osye Alamsari, Kemala Sherlin, Fathia Ramadhani