Toxocariosis accompanied with conjunctivitis, scabies, thrombocytopenia in a domestic cat
Unduhan
Toxocariasis, konjungtivitis, dan skabies adalah masalah kesehatan umum pada kucing yang disebabkan oleh infeksi cacing nematoda, virus atau bakteri, serta tungau. Artikel ini melaporkan kasus seekor kucing domestik betina berusia dua bulan bernama Jeni, yang dibawa ke dokter hewan dengan keluhan diare, keluarnya cairan dari mata, gatal, lesi kulit, dan kerontokan bulu. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya telur Toxocara cati melalui analisis feses dengan metode native dan flotasi, bakteri dari pemeriksaan sitologi apusan konjungtiva yang kemudian diidentifikasi sebagai Staphylococcus sp. melalui kultur bakteri, serta Sarcoptes scabiei dari kerokan kulit superfisial. Hitung darah lengkap menunjukkan leukositosis, limfositosis, monositosis, granulositosis, trombositopenia, dan anemia hipokromik. Pasien didiagnosis dengan toxocariasis, konjungtivitis, skabies, dan trombositopenia, dengan prognosis yang buruk. Pengobatan meliputi pemberian pyrantel pamoate, kaolin-pektin, tetes mata kloramfenikol dan deksametason, ivermectin, diphenhydramine HCl, dan sirup multivitamin. Meskipun telah diberikan perawatan selama empat hari, kucing tidak dapat bertahan dan akhirnya meninggal, setelah itu dilakukan autopsi. Perubahan patologis makroskopis meliputi perdarahan di usus dan paru-paru, sementara pemeriksaan histopatologi menunjukkan kongesti dan nekrosis pada bronkiolus, serta perdarahan dan edema di paru-paru. Nekrosis juga ditemukan pada vili usus dan kripta Lieberkühn, yang mendukung diagnosis toxocariasis dengan dugaan migrasi larva Toxocara cati ke paru-paru.
Cardillo N, Sommerfelt I, Fariña F, Pasqualetti M, Pérez M, Ercole M, Rosa A, Ribicich M. 2014. A Toxocara cati eggs concentration method from cats' faeces, for experimental and diagnostic purposes. Experimental Parasitology. 144(2014):73-75. https://doi.org/10.1016/j.exppara.2014.06.013 | PMid:24959943 DOI: https://doi.org/10.1016/j.exppara.2014.06.013
Darcy H, Simpson K, Gajanayake I, Seth M, McGrotty Y, Szladovits B, Glanemann B. 2018. Feline primary erythrocytosis: a multicentre case series of 18 cats. Journal of Feline Medicine and Surgery. 20(12):1192-1198. https://doi.org/10.1177/1098612X17750333 | PMid:29364032 PMCid:PMC11104208 DOI: https://doi.org/10.1177/1098612X17750333
Ellis J, Bell R, Barnes DC, Miller R. 2018. Prevalence and disease associations in feline thrombocytopenia: a retrospective study of 194 cases. Journal of Small Animal Practice. 59(9):531-538. https://doi.org/10.1111/jsap.12814 | PMid:29355998 DOI: https://doi.org/10.1111/jsap.12814
Hnilica KA, Patterson AP. 2011. Parasitic Skin Disorders. In Small Animal Dermatology. WB Saunders. 120-158. https://doi.org/10.1016/B978-1-4160-5663-8.00005-7 DOI: https://doi.org/10.1016/B978-1-4160-5663-8.00005-7
Jackson HA, Marsella R. 2021. BSAVA manual of canine and feline dermatology.
Thrall MA, Weiser G, Allison RW, Campbell TW, editors. 2022. Veterinary hematology, clinical chemistry, and cytology. John Wiley & Sons.
Maggio F & Pizzirani S. 2009. Tear film and ocular surface diseases in cats and dogs: Part 1. Notes on pathophysiology. 23:35-51.
Okada N, Ooi HK, Taira K. 2021. Toxocara cati larval migration to mouse fetuses through transplacental infection. Veterinary Parasitology. 290:109350 https://doi.org/10.1016/j.vetpar.2021.109350 | PMid:33453644 DOI: https://doi.org/10.1016/j.vetpar.2021.109350
Subrata IM, Oka IB, Agustina KK. 2017. Prevalence of intestinal worm in free ranging domestic cats in Bali. Jurnal Veteriner. 18(3):441-445. https://doi.org/10.19087/jveteriner.2017.18.3.441 DOI: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2017.18.3.441
Trbolová A. 2011. The most common eye diseases in cat. e-Polish Journal Veterinary Ophtalmol. 2:1-8.
Ursache AL, Gyorke A, Mircean V, Dumitrache MO, Codea AR, Cozma V. 2021. Toxocara cati and other parasitic enteropathogerns: more commonly found in owned cat with gastrointestinal signs in clinically healthy ones. Pathogens. 10(2):198. https://doi.org/10.3390/pathogens10020198 | PMid:33668439 PMCid:PMC7917965 DOI: https://doi.org/10.3390/pathogens10020198
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




