Diagnosis dan penanganan Anaplasma centrale pada seekor kucing domestik di Rumah Sakit Hewan Universitas Hasanuddin Makassar
Unduhan
Anaplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri obligat intraseluler gram-negatif. Anaplasma pada kucing umumnya terinfeksi oleh Anaplasma phagocytophilum, akan tetapi sangat terbatas laporan Anaplasma bovis seperti Anaplasma marginale maupun Anaplasma centrale dilaporkan menginfeksi pada kucing. Tulisan kasus ini merupakan laporan pertama kali kejadian anaplasmosis oleh Anaplasma centrale pada kucing. Kucing betina domestik berumur setahun dibawa pemilik ke Rumah Sakit Hewan Universitas Hasanuddin Makassar dengan kondisi tidak mau makan, lemah, lesu, dehidrasi, dan tidak buang air besar. Metode diagnosis dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan klinis, pemeriksaan laboratorium berupa hematologi dan ulas darah. Hasil pemeriksaan ditemukan infestasi kutu, ulas darah teridentifikasi Anaplasma centrale dengan ciri yaitu adanya morula bagian ditengah dalam eritrosit, dan darah rutin menunjukkan anemia yang terlihat pada parameter MCV mengalami peningkatan dan nilai MCHC yang turun. Penanganan berupa pemberian obat antibiotik, antiinflamasi, dan terapi suportif. Kucing menunjukkan hasil yang baik dengan gejala sudah mulai hilang dan hewan terlihat aktif.
André MR. 2018. Diversity of Anaplasma and Ehrlichia/Neoehrlichia agents in terrestrial wild carnivores world-wide: implications for human and domestic animal health and wildlife conservation. Frontiers in veterinary science. 5(2018):293-317. https://doi.org/10.3389/fvets.2018.00293 | PMid:30533417 PMCid:PMC6265506 DOI: https://doi.org/10.3389/fvets.2018.00293
Arsyitahlia N, Suartha IN, Soma IG. 2021. Laporan Kasus: Anaplasmosis pada anjing peranakan Kintamani. Indonesia Medicus Veterinus. 10(2):304-315. https://doi.org/10.19087/imv.2021.10.2.304 DOI: https://doi.org/10.19087/imv.2021.10.2.304
Gorna M, Adaszek L, Policht K, Skrzypczak M, Winiarczyk S. 2013. Detection of Anaplasma phagocytophilum in a cat. Veterinární medicína. 58(1):39-43. https://doi.org/10.17221/6655-VETMED DOI: https://doi.org/10.17221/6655-VETMED
Makgabo SM, Brayton KA, Oosthuizen MC, Collins NE. 2023. Unravelling the diversity of Anaplasma species circulating in selected African wildlife hosts by targeted 16S microbiome analysis. Current Research in Microbial Sciences. 5(2023):100198. https://doi.org/10.1016/j.crmicr.2023.100198 | PMid:37675244 PMCid:PMC10477809 DOI: https://doi.org/10.1016/j.crmicr.2023.100198
Oliveira AC, Luz MF, Granada S, Vilhena H, Nachum-Biala Y, Lopes AP, Cardoso L, Baneth G. 2018. Molecular detection of Anaplasma bovis, Ehrlichia canis and Hepatozoon felis in cats from Luanda, Angola. Parasites & vectors. 11(1):1-6. https://doi.org/10.1186/s13071-018-2767-y | PMid:29554946 PMCid:PMC5859530 DOI: https://doi.org/10.1186/s13071-018-2767-y
Priyanka M, Dhanalakshmi H, Rakesh RL, Thimmareddy PM, Narayana Bhat M. 2017. Monocytic anaplasmosis in a cow: a case report. Journal of Parasitic Diseases. 41(2017):687-688. https://doi.org/10.1007/s12639-016-0867-1 | PMid:28848260 PMCid:PMC5555913 DOI: https://doi.org/10.1007/s12639-016-0867-1
Putra WG, Widyastuti SK, Batan IW. 2019. Laporan Kasus: Anaplasmosis dan Ehrlichiosis pada Anjing Kampung di Denpasar, Bali. Indonesia Medicus Veterinus. 8(4):502-512.
Sykes JE. 2013. Canine and Feline Infectious Diseases. Missouri: Elsevier.
Underwood WJ, Blauwiekel R, Delano ML, Gillesby R, Mischler SA, Schoell A. 2015. Biology and Diseases of Ruminants (Sheep, Goats, and Cattle), in: Laboratory Animal Medicine. Elsevier, pp. 623-694.
https://doi.org/10.1016/B978-0-12-409527-4.00015-8 | PMCid:PMC7149867 DOI: https://doi.org/10.1016/B978-0-12-409527-4.00015-8
Wardani PI, Putriningsih PA, Soma IG. 2023. Dermatitis due to Sarcoptes scabiei and Rhipicephalus sanguineus accompanied by anaplasmosis in Shih-tzu mixed dog. Veterinary Science and Medicine Journal. 5(10):290-302. https://doi.org/10.24843/vsmj.2023.v5.i10.p08 DOI: https://doi.org/10.24843/vsmj.2023.v5.i10.p08
Yancey CB, Diniz PP, Breitschwerdt EB, Hegarty BC, Wiesen C, Qurollo BA. 2018. Doxycycline treatment efficacy in dogs with naturally occurring Anaplasma phagocytophilum infection. Journal of Small Animal Practice. 59(5):286-293. https://doi.org/10.1111/jsap.12799 | PMid:29280490 DOI: https://doi.org/10.1111/jsap.12799
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




