Pengobatan flu kucing menggunakan suplemen tunggal berbahan dasar kolostrum, probiotik dan prebiotik (Felostrum)
Unduhan
Flu pada kucing merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh virus dan bakteri dari berbagai usia. Pencegahan dan pengendalian vaksinasi masih belum banyak dilakukan. Salah satu alternatifnya adalah dengan memberikan suplemen tunggal kolostrum, probiotik, dan prebiotik. Tulisan ini melaporkan penanganan kasus flu pada 2 ekor kucing umur enam bulan (Cio) dan delapan bulan (Kaori) di Klinik Pet Center Depok dengan menggunakan suplemen berbahan dasar kolostrum, probiotik, dan prebiotik. Pemberian suplemen kolostrum, probiotik, dan prebiotik tunggal dilakukan selama tujuh hari, dan kondisi kedua kucing menunjukkan perubahan. Kondisi kucing Cio membaik pada hari ketiga, sedangkan kucing Kaori menunjukkan penurunan frekuensi bersin dan penurunan konsentrasi dan volume. Pada hari ketujuh, kedua kucing dalam kondisi baik.
Andarini ZP, Indarjulianto S, Nururrozi A, Yanuartono Y, Ra-harjo S. 2021. Case report: Diagnose and treatment of stomatitis in domestic cats. Journal of Tropical Animal and Veterinary Science. 11(3):217-224.
Benyacoub J, Czarnecki-Maulden GL, Cavadini C, Sauthier T, Anderson RE, Schiffrin EJ, von der Weid T. 2003. Supplementation of food with Enterococcus faecium (SF68) stimulates immune functions in young dogs. The Journal of Nutrition. 133(4):1158-1162. https://doi.org/10.1093/jn/133.4.1158 | PMid:12672936 DOI: https://doi.org/10.1093/jn/133.4.1158
Borland S, Gracieux P, Jones M, Mallet F, Yugueros-Marcos J. 2020. Influenza A virus infection in cats and dogs: a literature review in the light of the "one health" concept. Frontiers in Public Health. 8:83. https://doi.org/10.3389/fpubh.2020.00083 | PMid:32266198 PMCid:PMC7098917 DOI: https://doi.org/10.3389/fpubh.2020.00083
Gore AM, Satyaraj E, Labuda J, Engler R, Sun P, Kerr W, Conboy-Schmidt L. 2021. Supplementation of diets with bovine colostrum influences immune and gut function in kittens. Frontiers in Veterinary Science. 8:675712. https://doi.org/10.3389/fvets.2021.675712 | PMid:34447799 PMCid:PMC8383104 DOI: https://doi.org/10.3389/fvets.2021.675712
Henzel A, Brum MC, Lautert C, Martins M, Lovato LT, Weiblen R. 2012. Isolation and identification of feline calicivirus and feline herpesvirus in Southern Brazil. Brazilian Journal of Microbiology. 43:560-568. https://doi.org/10.1590/S1517-83822012000200017 | PMid:24031864 PMCid:PMC3768834 DOI: https://doi.org/10.1590/S1517-83822012000200017
Legendre AM, Kuritz T, Heidel RE, Baylor VM. 2017. Polyprenyl immunostimulant in Feline rhinotracheitis: Randomized Placebo-controlled experimental and Field safety studies. Frontiers in Veterinary Science. 4:24. https://doi.org/10.3389/fvets.2017.00024 DOI: https://doi.org/10.3389/fvets.2017.00024
Monne Rodriguez JM, Leeming G, Köhler K, Kipar A. 2017. Feline herpesvirus pneumonia: Investigations into the pathogenesis. Veterinary Pathology. 54(6):922-932. https://doi.org/10.1177/0300985817720982 | PMid:28812530 DOI: https://doi.org/10.1177/0300985817720982
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




