Daya tahan panas berbagai bangsa sapi pedaging di peternakan rakyat Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah
Unduhan
Produktivitas dan kesehatan ternak di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh daya adaptasinya terhadap lingkungan tropis yang panas dan lembab. Penelitian ini bertujuan membandingkan daya tahan panas (DTP) pada bangsa sapi Peranakan Ongole (PO), Peranakan Simental (PS) dan Peranakan Limousin (PL) yang dipelihara di Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki indeks cekaman lingkungan tinggi di siang hari serta sedang di pagi dan sore hari. Mayoritas sapi memiliki nilai DTP diatas 100 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai DTP antar bangsa sapi. Bangsa sapi PO, PS, dan PL memiliki daya tahan panas yang baik dan mampu beradaptasi di lingkungan yang panas dan lembab.
Badan Pusat Statistik Lampung Tengah. 2023. Rata-Rata Suhu Udara dan Kelembaban Relatif Setiap Bulan di Lampung Tengah.
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. 2023. Populasi Ternak Sapi di Provinsi Lampung Tahun 2019-2021.
Belhadj Slimen I, Najar T, Ghram A, Abdrrabba MJOAP. 2016. Heat stress effects on livestock: molecular, cellular and metabolic aspects, a review. Journal of Animal Physiology and An-imal Nutrition. 100(3):401-412. https://doi.org/10.1111/jpn.12379 | PMid:26250521 DOI: https://doi.org/10.1111/jpn.12379
Bulitta FS, Aradom S, Gebresenbet G. 2015. Effect of transport time of up to 12 hours on welfare of cows and bulls. Journal of Service Science and Management. 8(02):161-182. https://doi.org/10.4236/jssm.2015.82019 DOI: https://doi.org/10.4236/jssm.2015.82019
Kasarapu P, Porto-Neto LR, Fortes MRS, Lehnert SA, Mudadu MA, Coutinho L, Regitano L, George A, Reverter A. 2017. The Bos taurus-Bos indicus balance in fertility and milk related genes. PLoS One. 12(8):e0181930. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0181930 | PMid:28763475 PMCid:PMC5538644 DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0181930
Mader TL, Davis MS, Brown-Brandl T. 2006. Environmental factors influencing heat stress in feedlot cattle. Journal of Ani-mal Science. 84(3):712-719. https://doi.org/10.2527/2006.843712x | PMid:16478964 DOI: https://doi.org/10.2527/2006.843712x
Nawaan S. 2006. Daya Tahan Panas Pada Sapi Peranakan Sim-mental, Peranakan Ongole Dan Sapi Pesisir. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science). 11(2):158-166. https://doi.org/10.25077/jpi.11.2.158-166.2006 DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.11.2.158-166.2006
Putra RR. 2016. Identifikasi daya tahan panas sapi Pasundan di BPPT Cijeungjing Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Students e-Journal. 5(4).
Suretno ND, Purwanto BP, Priyanto R, Supriyatna I. 2017. Evaluasi kesesuaian lingkungan berdasarkan penampilan produksi empat bangsa sapi pada ketinggian berbeda di Provinsi Lampung. Jurnal Veteriner. 18(3):478-486. https://doi.org/10.19087/jveteriner.2017.18.3.478 DOI: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2017.18.3.478
Widyas N, Widi TSM, Prastowo S, Sumantri I, Hayes BJ, Burrow HM. 2022. Promoting sustainable utilization and genetic improvement of Indonesian local beef cattle breeds: A review. Agriculture. 12(10):1566. https://doi.org/10.3390/agriculture12101566 DOI: https://doi.org/10.3390/agriculture12101566
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




