Daya tahan panas berbagai bangsa sapi pedaging di peternakan rakyat Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah

Cekaman lingkungan Daya tahan panas sapi

Penulis

  • Irfan Nurhidayat Mahasiswa Program Sarjana Kedokteran Hewan, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Agik Suprayogi Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Aryani Sismin Satyaningtijas Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Damiana Rita Ekastuti Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Hera Maheshwari Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Isdoni Bustamam Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Koekoeh Santoso Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Pudji Achmadi Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Wasmen Manalu Divisi Fisiologi, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, Indonesia
  • Ronald Tarigan
    tariganronald@apps.ipb.ac.id
    Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia, Indonesia

Produktivitas dan kesehatan ternak di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh daya adaptasinya terhadap lingkungan tropis yang panas dan lembab. Penelitian ini bertujuan membandingkan daya tahan panas (DTP) pada bangsa sapi Peranakan Ongole (PO), Peranakan Simental (PS) dan Peranakan Limousin (PL) yang dipelihara di Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki indeks cekaman lingkungan tinggi di siang hari serta sedang di pagi dan sore hari. Mayoritas sapi memiliki nilai DTP diatas 100 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai DTP antar bangsa sapi. Bangsa sapi PO, PS, dan PL memiliki daya tahan panas yang baik dan mampu beradaptasi di lingkungan yang panas dan lembab.

Cara Mengutip

1.
Nurhidayat I, Suprayogi A, Sismin Satyaningtijas A, Rita Ekastuti D, Maheshwari H, Bustamam I, et al. Daya tahan panas berbagai bangsa sapi pedaging di peternakan rakyat Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah. ARSHI vet lett [Internet]. 2024 Mar. 17 [cited 2026 Jun. 7];8(1):17-8. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/50708

Penanganan kasus prolaps vagina pada sapi induk tidak bunting

Kuntum Rahmawati, Desi Khairunissa Rahayuningtyas, Fatri Alhadi, Yudi Fikri, Mokhamad Fakhrul...

Hematologi rutin sapi peranakan ongole yang mengalami mumifikasi fetus

Dinar Arifianto, Topas Wicaksono Priyo Jr, Erif Maha Nugraha Setyawan, Agus Purnomo, Dhirgo...

Pemanfaatan Ternak dalam Pengendalian Nyamuk Vektor Penyakit

ARSHI Veterinary Letters FKH IPB; Susi Soviana, Upik Kesumawati Hadi, Fahmi Khairi, ....