Infestasi ektoparasit pada kambing korban bencana erupsi Gunung Semeru

erupsi gunung berapi kambing ektoparasit gunung Semeru

Penulis

  • Fajar Shodiq Permata
    drh.Fajar@ub.ac.id
    Faculty of Veterinary Medicine, Brawijaya University, Malang, Indonesia
  • Sankha Rossa Veterinary Professional Program, Faculty of Veterinary Medicine, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Lereng gunung berapi mempunyai kesuburan tanah dan kondisi lingkungan yang cocok untuk usaha di bidang peternakan dan pertanian. Beternak hewan ternak di kaki gunung berapi aktif memerlukan mitigasi bencana terhadap risiko gangguan kesehatan bahkan kematian yang dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi infestasi ektoparasit pada kambing korban bencana erupsi Gunung Semeru. Pemeriksaan ektoparasit pada setiap kambing yang bergejala di Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Maret 2022 pasca erupsi Gunung Semeru dilakukan dengan mengambil sampel langsung dari kutu dan telurnya. Identifikasi ektoparasit menggunakan mikroskop cahaya. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Linognathus sp. dan Bovicola sp. kambing yang terinfestasi. Ada 130 ekor kambing dari 14 kandang berbeda; 6 ekor kambing (4,6%) dalam satu kandang terjangkit kutu, dan 1 ekor kambing (0,8%) pada kandang lain diduga menderita skabiosis.

Cara Mengutip

1.
Permata FS, Rossa S. Infestasi ektoparasit pada kambing korban bencana erupsi Gunung Semeru. ARSHI vet lett [Internet]. 2024 Jan. 6 [cited 2026 Jun. 6];7(4):73-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/42272