Kasus swimmer syndrome pada seekor anak kucing
Unduhan
Swimmer syndrome merupakan kondisi gangguan muskuloskeletal kongenital yang dapat terjadi pada anak kucing yang menyebabkan kaki menjadi terbuka ke arah lateral dan menyebabkan postur seperti katak. Seekor anak kucing persia betina bernama NN berusia 2 minggu dibawa ke Klinik Hewan Pet Vet menunjukkan gejala klinis mengalami kesulitan berjalan dengan gerakan seperti berenang. Pemeriksaan fisik menunjukkan kucing memiliki flat chest sehingga pernafasan terlihat dangkal dan cepat. Anak kucing didiagnosa mengalami swimmer syndrome. Terapi yang dilakukan terhadap anak kucing yaitu dengan memakaikan alat penahan pada bagian dada yang berbentuk setengah lingkaran. Alat ini diikatkan melingkari bagian dada dan dikenakan setiap hari. Perkembangan yang cukup baik ditunjukkan setelah 7 hari, dimana NN mulai dapat mengangkat tubuh dan dapat berjalan secara normal. Penggunaan alat bantu sebagai terapi pada kasus ini tetap diteruskan karena pembentukan tulang bagian dada yang belum sempurna.
Cardilli DJ, João CF, Voorwald FA, Tinucci-Costa M, Toniollo GH. 2016. Swimmer syndrome affecting anentire litter of kit-tens. Arquivo Brasileiro de Medicina Veterinária e Zootecnia. 65(3): 705-709.
Charlesworth, Timothy M, Sturgess CP. 2012. Increased inci-dence of thoracic wall deformities in related Bengal kittens. Journal of Feline Medicine and Surgery 14(6): 365-368.
Dumon C. 2005. The musculoskeletal system: the first 15 days. Neonatology and Pediatrics Canine and Feline. 01: 126-151.
Forsberg CL. 2010. Abnormalities in pregnancy, parturition, and the periparturient period. In: Ettinger SJ, Feldman EC (Eds) Textbook of Veterinary Internal Medicine. 7ed. St Louis, Missouri (US): Elsevier Saunders.
Hoskins JD. 2001. Swimmer puppies and kittens. Veterinary Pediatrics. 3: 419-420.
Kim SA, Na KJ, Cho JK, Shin NS. 2013. Home-care treatment of swimmer syndrome in a miniature schnauzer dog. Canine Veterinary Journal. 54(9): 869–872.
Ramos RM, Atallah FA, Luz MJ, Scheffer JP, Hyppolito WC, Amaral LG, Silva RS, Lacerda A, Oliveira A. 2013. Síndrome do cão nadador: estudo retrospectivo de 26 casos. Revista Brasileira de Medicina Veterinária. 35(1): 96-100.
Verhoeven G, Rooster H, Risselada M. Swimmer syndrome in a Devon rex kitten and an English bulldog puppy. Journal Small Animal Practice. 2006 47: 615-619.
Yardimci C, Ozak A, Nisbet HO. 2009. Swimming syndrome in two Labrador puppies. Kafkas Universitesi Veteriner Fakultesi Dergisi. 15(4):637-640.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




