Terapi kombinasi akupuntur dan thermodinamika pada kasus paresis tubuh bagian belakang kucing lokal
Unduhan
Seekor kucing jantan lokal mengalami paresis pada kedua kaki belakang, anus, vesika urinaria dan ekor. Berdasarkan hasil pemeriksaan neurologis, kucing mengalami gangguan pada medula spinalis segmen IV (lumbosacral), V (sacral), dan VI (caudal). Kombinasi akupunktur dengan terapi panas menjadi salah satu pilihan pengobatan gangguan neurologis pada studi kasus ini. Teknik terapi akupunktur dilakukan melalui stimulasi titik GV-2, GV-4, GV-15, GV-20, GB-34 yang dibantu dengan pemanasan menggunakan lampu thermal deep penetration dan akuapuntur menggunakan injeksi Neuroboran® pada titik BL-29. Terapi dilakukan selama 15 menit pada setiap terapi dan dilaksanakan seminggu 3 kali sampai terjadi perkembangan kesembuhan. Perkembangan persembuhan pada refleks kaki belakang, cara berjalan, urinasi, refleks anus, dan defekasi setelah menjalani terapi akupunktur sebanyak 7 kali. Namun perkembangan pada refleks ekor belum tampak terjadi.
Cheng KJ. 2014. Neurobiological mechanisms of acupuncture for some common illnesses: a clinician’s perspective. Journal of Acupuncture and Meridian Studies. 7(3):105-114. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jams.2013.07.008
Dharmojono. 2013. Dasar-Dasar Akupuntur dan Moksibasi VeterinerHewan Kecil. Jakarta (ID): Trubus Agriwidya. 151 hlm.
Loo WC. 1985. Symptoms associated with impaired transmission of nerve impulses to different muscle areas and their treatment with acupuncture. American Journal of Acupuncture. 13:319-330.
Schoen AM. 2009. Acupuncture therapy for small animal neurologic conditions. Di dalam: Schoen AM, editor. CVC In San Diego Proceedings; 2009 Nov 01; San Diego. California (US): CVC.
Smith DS. 2012. Animal Acupressure Illustrated The Dog. US: Create Space IPP. 121 p.
Xie H, Preast V. 2007. Xie’s Veterinary Acupuncture. US: Blackwell Publishing. 358 p. DOI: https://doi.org/10.1002/9780470344569
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




