Peneguhan diagnosa scabiosis metode sitologi kulit pada kucing domestik di Kota Malang
Unduhan
Hewan harus terbebas dari rasa sakit dan penyakit, merupakan salah satu aspek dari “Five Freedom of Life”. Kucing domestik liar banyak dijumpai di kota Malang, baik di jalanan dan pasar yang diduga terkena Scabiosis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan hewan melalui pelayanan pemeriksaan fisik kesehatan dan pemeriksaan penunjang dengan metode sitologi kulit. Teknik scrapping kulit digunakan untuk peneguhan diagnosa Scabiosis sebagai dasar untuk penanganan dan pengobatan. Kucing yang positif menderita scabiosis dilakukan tindakan kuratif, preventif dan pemberian supportif. Hasil sitologi pada 85 ekor kucing menunjukkan sebanyak 38 ekor kucing liar positif ditemukan parasit dan 47 lainnya tidak ditemukan parasit.
Amanda FZ, Hastutiek P, Sabdoningrum EK, Nunuk DRL, Supri-hati E, Eliyani H. 2018. The conformity of diagnostic test between burrow ink test method with skin scrapping method of scabies in rabbit (Lepus domesticus). Journal of Parasite Science 2(1): 29-32. DOI: https://doi.org/10.20473/jops.v2i1.16381
Arlian LG. 1989. Biology, host relations, and epidemiology of Sarcoptes scabiei. Annual review of entomology 34(1): 139-159. DOI: https://doi.org/10.1146/annurev.en.34.010189.001035
Ghubash R. 2006. Parasitic miticidal therapy. Clinical techniques in small animal practice 21(3): 135-144. DOI: https://doi.org/10.1053/j.ctsap.2006.05.006
Malik R, Stewart KM, Sousa CA, Krockenberger MB, Pope S, Ihrke P, Beatty J, Barrs VR, Walton S. 2006. Crusted scabies (sarcoptic mange) in four cats due to Sarcoptes scabiei infes-tation. Journal of Feline Medicine and Surgery 8(5):327-39. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jfms.2006.05.005
Pets.webmd.com 2019. Mange and Scabies in Cats. https://pets.webmd.com/cats/cat-mange-scabies#1(29Juli 2019).
Walton SF, Currie BJ. 2007. Problems in diagnosing scabies, a global disease in human and animal populations. Clinical mi-crobiology reviews 20(2):268-79. DOI: https://doi.org/10.1128/CMR.00042-06
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




