Penanganan obstetri prolaps uterus pascapersalinan pada sapi Angus potong skala kecil

prolaps uterus sapi Angus perternakan skala kecil komplikasi pascapersalinan perawatan darurat

Penulis

  • Rini Widyastuti
    r.widyastuti@unpad.ac.id
    Department of Animal Production, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Indonesia
  • Muhammad Rosyid Ridlo Department of Bioresources Technology and Veterinary, Vocational College, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
Figure 1. Postpartum uterine prolapse and clinical outcomes following treatment in an Angus beef cow

Prolaps uterus pascapersalinan merupakan keadaan darurat reproduksi yang serius pada sapi yang dapat mengakibatkan perdarahan, kontaminasi, syok, dan kematian jika tidak segera ditangani. Laporan kasus ini menggambarkan keberhasilan penanganan prolaps uterus pada sapi Angus berumur 5 tahun yang dipelihara dalam sistem pertanian skala kecil tradisional. Hewan tersebut ditemukan dalam posisi berbaring miring satu hari setelah melahirkan, dengan prolaps uterus lengkap dan kemampuan berdiri yang terganggu. Pemeriksaan klinis menunjukkan suhu rektal 38,5 °C. Penanganan segera melibatkan reposisi manual uterus yang prolaps dengan bantuan epidural, diikuti dengan penjahitan retensi vulva menggunakan pola jahitan terputus sederhana. Terapi tambahan meliputi amoksisilin, vitamin B12, dan antihistamin. Pemulihan klinis tercapai tanpa kekambuhan atau komplikasi pasca perawatan.

Cara Mengutip

1.
Widyastuti R, Ridlo MR. Penanganan obstetri prolaps uterus pascapersalinan pada sapi Angus potong skala kecil. ARSHI vet lett [Internet]. 2026 Feb. 1 [cited 2026 Apr. 20];10(1):11-2. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/69275

External hysterectomy to treat uterine prolapse in a domestic cat

I Putu Krisna Ardhia Pradnyandika , Yuniq Insanillahia , I Nengah Wandia