Pemanfaatan ekokardiografi untuk memantau pengobatan cacing hati dengan melarsomine: Evaluasi klinis pada anjing

dirofilariasis anjing ekhokardiografi melarsomine pengobatan cacing jantung

Penulis

  • Anton Susilo
    drh.anton.sap@gmail.com
    PDHB Drh. Anton SAP, Ruko Gyan Plaza Jalan Terusan Pasirkoja No. 32B, Bandung, 40232, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Yovita Devina PDHB Drh. Anton SAP, Ruko Gyan Plaza Jalan Terusan Pasirkoja No. 32B, Bandung, 40232, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Theo Hemagiri PDHB Drh. Anton SAP, Ruko Gyan Plaza Jalan Terusan Pasirkoja No. 32B, Bandung, 40232, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Theo Hemagiri PDHB Drh. Anton SAP, Ruko Gyan Plaza Jalan Terusan Pasirkoja No. 32B, Bandung, 40232, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Resma Ismawati PDHB Drh. Anton SAP, Ruko Gyan Plaza Jalan Terusan Pasirkoja No. 32B, Bandung, 40232, West Java, Indonesia, Indonesia

Dirofilariasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh nematoda di pembuluh darah dan jantung. Ekokardiografi berfungsi sebagai uji diagnostik untuk memastikan keberadaan cacing ini dan membantu dalam menentukan stadium penyakit untuk menentukan protokol pengobatan yang tepat. Studi kasus ini mengeksplorasi pemantauan terapi dirofilariasis menggunakan ultrasonografi jantung. Hasil dari studi kasus menunjukkan bahwa tidak ada cacing dewasa yang terdeteksi di dalam ruang jantung 19 hari setelah pengobatan melarsomin, yang menyoroti kemanjuran pendekatan terapeutik ini dalam mengatasi infeksi cacing jantung.

Cara Mengutip

1.
Susilo A, Devina Y, Hemagiri T, Hemagiri T, Ismawati R. Pemanfaatan ekokardiografi untuk memantau pengobatan cacing hati dengan melarsomine: Evaluasi klinis pada anjing. ARSHI vet lett [Internet]. 2024 Oct. 11 [cited 2026 Jun. 6];8(3):63-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/59666

Pendekatan Metode Double Advancement Flap pada Operasi Tumor Kulit pada Anjing

Leni Maylina, Citra Ayu Lestari, Elma Nefia, Siti Sarah Ulia, Christia Dilla, Siti Komariah

Vaginal Leiomyoma pada Anjing Betina 8 Tahun

Siti Zaenab, Osye Alamsari, Kemala Sherlin, Fathia Ramadhani