Repeated exposure to trichlorphone caused death in a young cat

Keracunan triklorfon kejang kucing muda anak kucing

Penulis

  • Zulfa Aisyah Nur'aeni
    zulfa19001@mail.unpad.ac.id
    Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Rina Juwita Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Sarasati Windria Department of Biomedical Science, Division of Microbiology, Veterinary Medicine Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Prananda Eka Rifki Zoom Veterinary Clinic, Jalan Golf Barat Raya No. 24, Sukamiskin, Arcamanik, Bandung, Indonesia, Indonesia

Seekor kucing persian berusia 4 bulan dibawa ke Klinik Zoom Veterinary karena mengalami kejang setelah penggunaan insektisida dengan kandungan triklorfon. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, didapati bahwa kucing tersebut mengalami kejang, hipersalivasi, dan sianosis pada gusi serta telinga. Dilakukan pemeriksaan hematologi dan biokimia darah. Hasil hematologi menunjukkan adanya peningkatan sel darah putih, sedangkan hasil biokimia darah menunjukkan adanya peningkatan glukosa darah, SGPT, kalsium, dan amylase serta penurunana creatinine. Penanganan pertama yang dilakukan berupa pemberian atropine sulfate, ornipural, dan infus cairan Ringer lactate. Setelahnya kucing mengalami perbaikan kondisi, namun kucing mengalami kejang kembali. Kucing dirawat inap di Klinik Zoom dan mendapatkan terapi berupa diazepam, cefotaxime, infus cairan Ringer lactate, furosemide, ornipural, dan Novifit®. Pada hari ke-2 rawat inap, kucing mengalami kematian.

Cara Mengutip

1.
Nur'aeni ZA, Juwita R, Windria S, Rifki PE. Repeated exposure to trichlorphone caused death in a young cat. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 Feb. 12 [cited 2026 Jun. 7];9(1):7-8. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/57520
No Related Submission Found