Impact of sex and age on gastrointestinal nematode infections in sheep: Insights from Sugih Mukti Sheep Farm
Unduhan
Nematoda gastrointestinal merupakan parasit yang tersebar luas di seluruh dunia, termasuk di seluruh wilayah Indonesia, yang secara signifikan mengganggu produksi domba dengan menyebabkan penurunan berat badan, mengurangi kinerja reproduksi, dan meningkatkan angka kematian. Penelitian ini mengkaji prevalensi dan intensitas infeksi nematoda gastrointestinal pada domba dari Kelompok Ternak Domba Sugih Mukti di Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Kami mengumpulkan sampel feses dari 43 domba dalam kelompok ini dan menganalisisnya untuk mengetahui parasit gastrointestinal menggunakan metode flotasi dan metode McMaster yang dimodifikasi. Temuan kami mengungkapkan keberadaan eksklusif telur strongyle, yang menunjukkan ordo Strongylida, dalam sampel feses. Prevalensi keseluruhan infeksi strongyle di peternakan Sugih Mukti adalah 60,5%, dengan tingkat infeksi bervariasi secara signifikan antara jenis kelamin dan kelompok usia: 12,5% pada jantan (n=8), 71,4% pada betina (n=35), 31,8% pada domba muda (n=22), dan 90,4% pada betina dewasa (n=21). Perbedaan ini signifikan secara statistik (P≤0,05). Namun, intensitas rata-rata infeksi strongyle dikategorikan sebagai ringan, tanpa variasi signifikan yang diamati berdasarkan jenis kelamin atau usia (P≥0,05).
Awaludin A, Mariyanto AGN, Nurkholis N, Wulandari S. 2021. Parasit gastrointestinal pada Domba Ekor Gemuk di Kabupaten Jember. Conference of Applied Animal Science Proceeding Series.
Baihaqi ZA, Widiyono I, Nurcahyo W. 2019. Prevalence of gastrointestinal worms in Wonosobo and thin-tailed sheep on the slope of Mount Sumbing, Central Java, Indonesia. Veterinary World. 12(11):1866-1871. https://doi.org/10.14202/vetworld.2019.1866-1871 DOI: https://doi.org/10.14202/vetworld.2019.1866-1871
Beriajaya. 2005. Gastrointestinal Nematode Infections on Sheep and Goats in West Java, Indonesia. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 10(4):293-304.
Kulišić Z, Aleksić N, Đorđević M, Gajić B, Tambur Z, Stevanović J, Stanimirović, Z. 2013. Prevalence and intensity of infection with gastrointestinal nematodes in sheep in eastern Serbia. Acta Veterinaria Beograd. 63(4):429-436. https://doi.org/10.2298/AVB1304429K DOI: https://doi.org/10.2298/AVB1304429K
Nolinda N, Ikusika OO, Akinmoladun OF, Mpendulo CT. 2024. Impact of nematode infestation in livestock production and the role of natural feed additives-A review. Open Agriculture. 9(1):20220234. https://doi.org/10.1515/opag-2022-0234 DOI: https://doi.org/10.1515/opag-2022-0234
Roeber F, Jex AR, Gasser RB. 2013. Advances in the diagnosis of key gastrointestinal nematode infections of livestock, with an emphasis on small ruminants. Biotechnology Advance. 31(8):1135-1152. https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2013.01.008 DOI: https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2013.01.008
Singh E, Kaur P, Singla LD, Bal MS. 2017. Prevalence of gastrointestinal parasitism in small ruminants in western zone of Punjab, India. Veterinary World. 10(1):61-66. https://doi.org/10.14202/vetworld.2017.61-66 DOI: https://doi.org/10.14202/vetworld.2017.61-66
Udo HM, Budisatria IG. 2011. Fat-tailed sheep in Indonesia; an essential resource for smallholders. Tropical Animal Health and Production. 43(7): 1411-1418. https://doi.org/10.1007/s11250-011-9872-7 DOI: https://doi.org/10.1007/s11250-011-9872-7
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




