A Case Study Dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing pada kucing domestik dengan anemia, trombositopenia, dan mimisan

mikoplasmosis hemotropik kucing hemoplasma anemia trombositopenia kucing domestik apusan darah tepi

Penulis

Figure 1. Laboratory findings in a 3-year-old male cat with pre sumptive feline hemotropic mycoplasmosis

Mikoplasmosis hemotropik kucing adalah penyakit yang ditularkan melalui vektor yang signifikan pada kucing, menyebabkan anemia dan penyakit sistemik. Seekor kucing domestik jantan berusia 3 tahun (3,9 kg) menunjukkan penurunan nafsu makan, gejala pernapasan, dan mimisan. Meskipun telah divaksinasi lengkap, pengendalian ektoparasit dan antelmintik tidak konsisten. Pemeriksaan menunjukkan skor kondisi tubuh 3/5, dehidrasi 7%, selaput lendir pucat, pengisian kapiler yang memanjang, hipertermia (40 °C), dan infestasi kutu. Hematologi menunjukkan leukopenia, limfopenia, granulositopenia, trombositopenia, dan anemia normositik normokromik. Tes FPV negatif. Apusan darah menunjukkan organisme yang sesuai dengan Mycoplasma spp. hemotropik. Kucing tersebut didiagnosis dengan dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing. Pengobatan meliputi doksisiklin (10 mg/kg PO setiap 24 jam), asam traneksamat (0,1 mL/kg IM), aminofilin (20 mg/kg PO), Ornipural (5 mL selama 5 hari), dan terapi suportif dengan vitamin B kompleks dan zat besi. Setelah 17 hari dirawat di rumah sakit, nafsu makan, aktivitas, dan parameter hematologi kucing membaik secara signifikan.

Cara Mengutip

1.
Mubaraq ZAA, Kusumarini S, Dewi SAPP. A Case Study Dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing pada kucing domestik dengan anemia, trombositopenia, dan mimisan. ARSHI vet lett [Internet]. 2026 Feb. 1 [cited 2026 Apr. 25];10(1):21-2. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/52714

Diagnosa dan penanganan fraktur oblique os radius-ulna pada kucing domestik

Allysa Shavira, Annisa Rahmah Yanti, Yoni Darmawan Sugiri, Fransiscus Teguh Santoso, Rianti...