Multiinfeksi parasit nematoda pada rusa di Waru Farm Land, Ciampea, Kabupaten Bogor
Unduhan
Rusa merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi di Indonesia. Saat ini rusa sering dipelihara dan dijadikan sebagai bagian dari wahana hiburan di tempat rekreasi alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian infeksi kecacingan pada rusa yang dipelihara di tempat rekreasi Waru Farm Land, Tegalwaru, Ciampea, Bogor. Sebanyak 9 rusa dipelihara oleh Waru Farm Land terdiri atas rusa totol dan rusa timor. Sampel diambil dengan cara mengoleksi secara langsung sesaat setelah rusa melakukan defekasi. Pemeriksaan sampel feses yang dilakukan meliputi uji flotasi, uji McMaster, dan filtrasi bertingkat. Hasil Pemeriksaan menunjukkan bahwa satu ekor rusa mengalami multiinfeksi nematoda parasit. Hasil pemeriksaan ditemukan telur tipe strongyle dan trichurid. Derajat infeksi menunjukkan nilai yang sangat ringan yaitu kurang dari 50 EPG, sehingga dapat disimpulkan bahwa infeksi kecacingan pada rusa di Waru Farm Land sangat rendah. Pengobatan dilakukan dengan pemberian anthelmintik pada rusa yang positif terinfeksi kecacingan sekaligus untuk mencegah terjadinya infeksi pada rusa lainnya.
Adji D, Astuti D. 2020. Profil darah rusa totol (Axis axis) betina sehat di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT), Universitas Gad-jah Mada. Jurnal Sain Veteriner. 38(1):7-11. https://doi.org/10.22146/jsv.28204 DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.28204
Haryadi FR, Dalimunthe NWY, Prihanani NI, Fauzi A, Suryanto S, Riefani K. 2022. Prevalensi infestasi nematoda pada sapi di Kulon Progo, Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi. 8(1):572-577.
Jones KR. 2021. Trichuris spp. in animals, with specific reference to neo-tropical rodents. Veterinary Sciences. 8(2):1-14. https://doi.org/10.3390/vetsci8020015 | PMid:33494133 PMCid:PMC7909510 DOI: https://doi.org/10.3390/vetsci8020015
Libriani R, Prasanjaya PNK, Mando LAS, Sutopo D, Sulfitrana A, Aku As, Isnaeni PD. 2021. Prevalence of endoparasites in ti-mor deer in-situ breeding at Tinanggea sub-district using SAF (sodium acetic formaldehyde) method. Porceedings of the International Conference on Improving Tropical Animal Production for Food Security. 20:506-510. https://doi.org/10.2991/absr.k.220309.097 DOI: https://doi.org/10.2991/absr.k.220309.097
Madani I, Apsari A, Oka IB. 2021. Identifikasi dan prevalensi cacing strongyle pada sistem pemeliharaan sapi Bali terintegrasi di Mengwi, Badung, Bali. Indonesia Medicus Veterinus. 10(2):223-232. https://doi.org/10.19087/imv.2021.10.2.223 DOI: https://doi.org/10.19087/imv.2021.10.2.223
Maha IT, Manafe RY, Amalo FA, Selan YN. 2021. Karakteristik morfologi rusa timor (Rusa timorensis) dengan pemeliharaan ex situ di Kota Kupang. Acta Veterinaria Indonesiana. 9(1):1-13. https://doi.org/10.29244/avi.9.1.1-13 DOI: https://doi.org/10.29244/avi.9.1.1-13
Tanjung M, Sibarani HL. 2018. Species and prevalence of endo-parasites on the feces of sambar deer (Cervus unicolor) and spotted deer (Axis axis) in conservation Universitas Sumatera Utara. Journal of Physics: Conference Series. 1116(5):052070. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1116/5/052070 DOI: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1116/5/052070
Thienpont D, Rochette F, Vanparijs OFJ. 2003. Diagnosing Helminthiasis by Coprological Examination. 3rd ed. Beerse: Jansen Animal Health.
Van Wyk JA, Mayhew E. 2013. Morphological identification of parasitic nematode infective larvae of small ruminants and cat-tle: A practical lab guide. Onderstepoort Journal of Veterinary Research. 80(1):1-14. https://doi.org/10.4102/ojvr.v80i1.539 | PMid:23718204 DOI: https://doi.org/10.4102/ojvr.v80i1.539
Woodburry MR, Copeland S, Wagner B, Fernando C, Hill Je, Celmence C. 2012. Toxocara vitulorum in a bison (Bison bison) herd from western Canada. The Canadian Veterinary Journal. 53(7):791-794.
Yudha DS, Pratama MM, Eprilurahman R. 2019. Antlers characterization for identification of deer species (Family Cervidae) in Indonesia. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology. 4(3):97-106. https://doi.org/10.22146/jtbb.45667 DOI: https://doi.org/10.22146/jtbb.45667
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




