Kematian fetus dalam uterus pada seekor kucing ras campuran
Kematian fetus dalam rahim kucing
Unduhan
Pemeriksaan hewan kesayangan merupakan tindakan yang sering dilakukan pemilik hewan untuk tindakan pencegahan maupun pengobatan hewan salah satunya pada kejadian gangguan reproduksi. Tujuan studi kasus ini untuk mengevaluasi kematian fetus pada seekor kucing mix breed. Kucing betina bernama Kuro dibawa pemiliknya datang ke klinik dengan keluhan adanya leleran berwarna merah dari vulva selama lima hari. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya pembesaran pada area mesogastrikus, puting yang membesar dan tidak ada kelainan pada vesika urinaria. Pemeriksaan penunjang radiografi telah dilakukan di klinik sebelumnya dan ultrasonografi di klinik Bobon and Vet. Hasil radiografi menunjukkan adanya massa yang terletak di bawah vesica urinaria sedangkan ultrasonografi menunjukkan adanya dua fetus sudah tidak bergerak dan tidak terdapat denyut jantung. Berdasarkan hasil pemeriksaan penunjang dan gejala klinis, Kuro mengalami kematian fetus didalam dikandungannya, selanjutnya dilakukan ovariohysterectomy dan terapi post-operasi yang diberikan berupa antibiotik, antiradang dan sediaan topikal untuk persembuhan luka sayatan.
Babu M, Krishnaswamy A, Nethra R, Narasim-hamurthy. 2018. A simple technique for ovario-hysterectomy in the cats. International Journal of Current Microbiology and Applied Science. 7(8):2554-2561. https://doi.org/10.20546/ijcmas.2018.708.262 DOI: https://doi.org/10.20546/ijcmas.2018.708.262
Briles EC, Evans LE. 1982. Clinical applications of prostaglandins in dogs and cats. Iowa State University Veterinarian. 44(2):90-98.
Davidson AP, Nyland TG, Tsutsui T. 1986. Pregnancy diagnosis with ultrasound in the domestic cat. Veterinary Radiology & Ultrasound. 27(4):109-114. https://doi.org/10.1111/j.1740-8261.1986.tb00014.x DOI: https://doi.org/10.1111/j.1740-8261.1986.tb00014.x
Kustritz RMV. 2006. Clinical management of pregnancy in cats. Theriogenology. 66(1):145-150. https://doi.org/10.1016/j.theriogenology.2006.03.018 | PMid:16620942 PMCid:PMC7103129 DOI: https://doi.org/10.1016/j.theriogenology.2006.03.018
Murugesan V, Arunachalam K, Shanmugam K, Palanivel M. 2020. Comparative study on midline and lateral flank approaches for ovariohysterectomy in cats. The Pharma Innovation Journal. 9(7):191-193. https://doi.org/10.20546/ijcmas.2020.907.068 DOI: https://doi.org/10.20546/ijcmas.2020.907.068
Popa AM, Simion V, Codreanu I, Fernoaga C, Cornila M, Codreanu M. 2017. The prevalence of hematuria in dogs and cats. Agrolife Scientific Journal. 6(2):155-160.
Putri R, Sumiarto B, Mulyani GT. 2020. Faktor-faktor risiko feline panleukopenia pada kucing di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sain Veteriner. 38(3):206-213. https://doi.org/10.22146/jsv.48922 DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.48922
Tilley LP, Francis WK. 2011. Blackwell's Five-Minute Veterinary Consult: Canine and Feline. New Jersey(US): John Wiley & Sons, Inc.
Verstegen J, Dhaliwal G, Verstegen-Onclin K. 2008. Canine and feline pregnancy loss due to viral and non-infectious causes: a review. Theriogenology. 70(3): 304-319. https://doi.org/10.1016/j.theriogenology.2008.05.035 | PMid:18547635 PMCid:PMC7103120 DOI: https://doi.org/10.1016/j.theriogenology.2008.05.035
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




