Sensitivitas antimikroba dari bakteri terisolasi yang paling umum pada Feline Upper Respiratory Infection
Unduhan
Pada kucing, infeksi saluran pernapasan atas (URI) dapat dikaitkan dengan infeksi bakteri primer atau sekunder dan umumnya dilakukan pengobatan dengan antimikroba. Penggunaaan antimikroba yang tidak tepat, dan penggunaannya berlebihan. Tidak ada protokol rinci untuk pengobatan, seperti yang tersedia untuk pengobatan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepekaan antimikroba dari bakteri yang diidentifikasi pada kucing yang terinfeksi URI. Dilakukan isolasi dan identifikasi bakteri pada sampel kucing yang terinfeksi URI kemudian dilanjutkan dengan uji kepekaan antibiotik amoksisilin, doksisiklin, tetrasiklin, azitromisin, siprofloksasin, dan sefotaksim dengan metode difusi Kirbey Bauer Agar Dics. Berdasarkan hasil penelitian, bakteri yang dapat diidentifikasi adalah Enterobacter spp, Streptococcus spp, Staphylococcus spp, Pseudomonas spp, Seratia spp, Yersinia spp, Micrococcus spp, Klebsiella spp dan Hafnia spp. Ditemukan resistansi antibiotik amoksisilin pada empat isolat Staphylococcus spp dan dua isolat resistan terhadap sefotaksim. Resistansi antibiotik amoksisilin dan tetrasiklin ditemukan pada satu isolat Streptococcus spp, dua isolat resistan terhadap sefotaksim serta dua isolat intermediet terhadap doksisiklin. Satu isolat bakteri Enterobacter spp resistan terhadap amoksisilin, azitromisin dan dua isolat resistan terhadap sefotaksim. Semua isolat yang diuji sensitif terhadap siprofloksasin. Berdasarkan uji kepekaan antibiotik, sebagian besar isolat bersifat sensitif, namun terdapat ada isolat yang resistan terhadap antibiotik, terutama amoksisilin dan sefotaksim.
Andrews JM. 2009. BSAC standardized disc susceptibility testing method (version 8). Journal of antimicrobial chemotherapy. 64(3):454-489.
[ADICQC] Antibiotic Disc Interpretative Criteria and Quality Control. 2017. Italy (IT): Liofilchem. [Internet]. [Accessed at 2021 Mar 1]. http://www.liofilchem.net/pdf/disc/disc_interpretative_table.pdf
Barry AL, Fuchs PC. 1996. Surrogate disks for predicting cefotaxime and ceftriaxone susceptibilities of Streptococcus pneumoniae. Journal of clinical microbiology. 34(10):2609-2612.
[CLSI] Clinical and Laboratory Standards Institute. 2018. Performance Standards for Antimicrobial Susceptibility Testing. 28th ed. Wayne (USA).
Direct RX. 2015. Amoxicillin- Amoxicillin Tablet, Film Coated Tablet. [Internet]. [Accessed at 2021 Mar 1]. https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/fda/fdaDrugXsl.cfm?setid=9179bb1b-8554-4c00-a323-aac951ae2f55&type=display
Parnham MJ, Haber VE, Giamarellos-Bourboulis EJ, Perletti G, Verleden GM, Vos R. 2014. Azithromycin: mechanisms of action and their relevance for clinical applications. Pharmacology & therapeutics. 143(2):225-245.
Foster TJ. 2017. Antibiotic resistance in Staphylococcus aureus. Current status and future prospects. FEMS microbiology reviews. 41(3):430-449.
Weese JS, Giguère S, Guardabassi L, Morley PS, Papich M, Ricciuto DR, Sykes JE. 2015. ACVIM consensus statement on therapeutic antimicrobial use in animals and antimicrobial resistance. Journal of Veterinary Internal Medicine. 29(2):487-498.
Yao Q, Gao L, Xu T, Chen Y, Yang X, Han M, He X, Li C, Zhou R, Yang Y. 2019. Amoxicillin administration regimen and resistance mechanisms of staphylococcus aureus established in tissue cage infection model. Frontiers in microbiology. 10:1638.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




