Lobomikosis pada lumba lumba hidung botol Tursiop aduncus

khamir ketoconazole lobomikosis Tursiop aduncus

Penulis

  • Agustin Indrawati
    titin.seta@gmail.com
    Divisi Mikrobiologi Medik, Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet, Indonesia
  • Lee Xia Meen Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Malaysia

Unduhan

Lobomikosis merupakan penyakit yang menyerang bagian kulit yang disebabkan oleh Lacazia loboi (yeast-like organism) dari ordo Onygenales. Tulisan ini melaporkan seekor lumba-lumba hidung botol Indo Pasifik Tursiop aduncus jantan berumur 14 tahun yang mengalami kelainan pada kulit berupa nodul-nodul ulseratif menyerupai ringworm pada sirip ekor. Gejala yang ditimbulkan dengan cepat menyebar dan gejala pada permukaan kulit mengalami penggabungan nodul yang menyerupai bunga dan disertai adanya perdarahan. Pemeriksaan laboratorium ditemukan bentukan sel khamir dan bentuk unisel. Pengobatan dilakukan dengan menggunakan antifungal ketoconazole 200 mg (mycoral®) dan ketoconazole cream 2% selama 30 hari. Pengobatan lain yang digunakan adalah antihistamin Homochlorcyclizine HCl 20 mg (Homoclomin®) dan antibiotika Quinolone 500 mg (Ciproxin®) untuk mengobati infeksi sekunder akibat bakteri. Lumba-lumba hidung botol Indo Pasifik dinyatakan sembuh dengan menghilangnya nodul ulseratif dari sirip ekor setelah 30 hari pengobatan

Cara Mengutip

1.
Indrawati A, Meen LX. Lobomikosis pada lumba lumba hidung botol Tursiop aduncus. ARSHI vet lett [Internet]. 2020 Dec. 23 [cited 2026 Jun. 6];4(3):43-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/31765
No Related Submission Found