Induksi anastesi menggunakan Ket-A-Xyl® pada kucing domestik

atropine durasi ketamine onset xylazine

Penulis

  • Dwi Utari Rahmiati
    dwi.utari@unpad.ac.id
    Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universtas Padjadjaran, Indonesia
  • Dwi Wahyudha Wira Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universtas Padjadjaran, Indonesia

Unduhan

Kombinasi Ketamine dan Xylazine sebagai induksi anastesi sangat umum digunakan pada hewan kecil. Protokol pemberiannya umumnya didahului dengan pemberian Atropin sulfat sebagai premedikasi yang diberikan secara tersendiri. Produk baru yang berisi kombinasi ketamine, atropine dan xylazine (Ket-A-Xyl® 20 ml, AgroVet, Peru) telah dipasarkan di Indonesia untuk induksi anastesi pada anjing. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek induksi anastesi sediaan Ket-A-Xyl pada kucing domestik. Hasil pemberian sediaan ini pada kucing domestik memiliki onset 3.33 ± 2.07 menit dan durasi 59.5 ± 11.11 menit. Induksi dengan sediaan ini menimbulkan efek anastesi yang berlangsung sangat halus, tenang, tidak menimbulkan muntah serta memiliki efek muscle relaxant yang baik. Hewan coba sebagian besar tidak menunjukkan adanya delirium. Sediaan Ket-A-Xyl® dinilai efisien dalam mengurangi waktu yang diperlukan pada fase preanastesi meskipun efek hipotermia terjadi pada seluruh hewan

Cara Mengutip

1.
Rahmiati DU, Wira DW. Induksi anastesi menggunakan Ket-A-Xyl® pada kucing domestik. ARSHI vet lett [Internet]. 2019 Aug. 17 [cited 2026 Jun. 7];3(3):53-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/26147
No Related Submission Found