Vulnus laceratum pada burung kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea)
Unduhan
Carpenter JW. 2004. Exotic Animal Formulary (3rd Ed). Man-hattan: Saunders.
Kalmar ID, Janssens GPJ, Moons CPH. 2010. Guidelines and Ethical Considerations for Housing and Management of Psittasine Birds Used I Research. ILAR Journal 51(4): 409-423. DOI: https://doi.org/10.1093/ilar.51.4.409
Coles BH, Crosta L, Cruz-Martinez LA, De Herdt P, Dorrestein G, Harcourt-Brown N, Harris DJ, Jones AK, Krautwald-Junghanns M, Macwhirter P, Olsen GH. Handbook of Avian Medicine. (2nd Ed). Philadelpia : Elsevier.
Previatto DM, Posso SR. 2015. Jaw musculature of Cyclaris gujanensis (Aves: Vireonidae). Braz. J. Biol. 75(3):655-61. DOI: https://doi.org/10.1590/1519-6984.20113
Sakas PS. 2002. Basic Avian Anatomy. https://nilesanimalhospital.com/files/2012/05/Basic-Avian-Anatomy.pdf.
Ziemba R. 2012. First aid in cases of wonds, fractures, as well as thermal and chemical burns. Millitary pharmacy and medicine 4(2): 15-24.
[IUCN] International Union for Conservation of Nature. 2018. The IUCN Red List of Threatened Species. Cacatua sulphurea, Yellow-crested Cockatoo. ISSN 2307-8235 (online).
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




