Palatabilitas pakan ternak ruminansia berimbuhan antelmintika
Unduhan
Adams HR. 2001. Veterinary Pharmacology and Therapeutics, 8th Ed. Iowa: Iowa State University Press.
Bilal MQ, Hameed A, Ahmad T. 2009. Prevalence of gastrointes-tinal parasites in buffalo and cow calves in rural areas of Toba Tek Singh, Pakistan. J Anim Plant Sci. 19(2): 67-70.
Bowman DD. 2009. Georgi’s Parasitology for Veterinarians. 9th ed. Missouri: Saunders Elsevier.
De Graef J, Claerebout E, Geldhof P. 2013. Anthelmintic resis-tance of gastrointestinal cattle nematodes. Vlaams Dierge-neeskundig Tijdschrift. 8:113-123. DOI: https://doi.org/10.21825/vdt.v82i3.16703
Retnani Y, Herawati L, Widarti W, Indahwati E. 2009. Uji sifat fisik dan palatabilitas biskuit limbah tanaman jagung sebagai substitusi sumber serat untuk domba. Buletin Peternakan. 33(3): 162-169. DOI: https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v33i3.112
Retnani Y, Wijayanti I, Kumalasari NR. 2011. Produksi biskuit limbah tanaman jagung sebagai pakan komersil ternak rumi-nansia. JIPI. 16 (1): 59-64.
Shalaby HA. 2013. Anthelmintics Resistance; How to Overcome it? Iranian J Parasitol. 8(1): 18-32.
Zajac AM, Conboy GA. 2012. Veterinary Clinical Parasitology. 8th ed. Iowa: John Wiley & Sons.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




