Metode nephrosplenic entrapment reposition untuk penanganan kasus large colon displacement pada kuda

kolik kuda large colon displacement nephrosplenic entrapment reposition

Penulis

  • Hadi Putra Rihansyah Detasemen Kavaleri Kuda TNI AD, Parongpong, Bandung Barat, Bandung, Indonesia
  • Agus Wijaya Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Yohan Naim Nurul Fatonah Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Wahyu Sri Wulandari Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Faisal Amri Satrio Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Muhammad Elmanaviean Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Intan Maria Paramita Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Citra Ayu Lestari
    drh.citra@gmail.com
    Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia

Unduhan

Large colon displacement merupakan perpindahan posisi kolon menjadi ke arah kiri disebut left dorsal displacement of colon (LDDC), atau ke arah kanan disebut right dorsal displacement of colon (RDDC). Perpindahan ini menyebabkan kolik pada kuda. Palpasi per rektal pada kuda G. Galunggung menunjukkan adanya perubahan konsistensi dan perpindahan lokasi kolon sehingga dugaan utama adalah terjadinya large colon displacement. Palpasi per rektal daerah nephrosplenic menunjukkan limpa pindah ke arah caudal di dinding kiri abdomen. Hal ini menunjukkan bahwa kuda G. Galunggung mengalami LDDC. Reposisi mekanis metode nephrosplenic entrapment reposition menggunakan katrol dilakukan untuk mengembalikan posisi kolon yang terperangkap di antara ginjal dan limpa setelah kuda G. Galunggung dibius terlebih dahulu. Konfirmasi secara palpasi per rektal menunjukan bahwa metode tersebut berhasil mengembalikan posisi kolon pada kasus kuda G. Galunggung. Setelah 3 hari perlakuan, kuda makan dan minum secara normal, konsitensi feses normal, serta tidak terjadi kolik maupun ambruk.

Cara Mengutip

1.
Rihansyah HP, Wijaya A, Fatonah YNN, Wulandari WS, Satrio FA, Elmanaviean M, et al. Metode nephrosplenic entrapment reposition untuk penanganan kasus large colon displacement pada kuda. ARSHI vet lett [Internet]. 2018 Feb. 1 [cited 2026 Jun. 7];2(1):17-8. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/19411

Bedah rehabilitasi rectovaginal fistula pada kuda

. Amrozi, R Harry Soehartono, Erly R Adistya, Iga Mahardi, Hidayati Mukarromah, M Ibnu Satria