Leukositosis ekstrem pada seekor kucing domestik berusia 3 tahun dengan dislokasi panggul coxofemoral

kesehatan kucing luksasio sendi panggul leukositosis ekstrim

Penulis

  • Miftah Yanti
    miftah19001@mail.unpad.ac.id
    Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Sumedang, Indonesia, Indonesia
  • Nadissa Alika Rahma Herman Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Sumedang, Indonesia, Indonesia
  • Sarasati Windria Department of Biomedical Sciences, Division of Microbiology, Veterinary Medicine Study Program, Faculty of Medicine, Padjadjaran Unversity, Sumedang, Indonesia, Indonesia
  • Prananda Eka Rifki Zoom Veterinary Clinic, Jalan Golf Barat Raya No. 24, Sukamiskin Arcamanik, Bandung, Indonesia, Indonesia

Makalah ini melaporkan kasus kucing domestik berusia 3 tahun bernama Teyung, yang didiagnosis dengan dislokasi panggul coxofemoral melalui pemeriksaan fisik dan pencitraan sinar-X. Diagnostik hematologi tambahan menunjukkan leukositosis ekstrem. Perawatan yang diberikan meliputi terapi suportif dengan infus Ringer laktat dan suntikan sefotaksim, gabapentin, dan ondansetron. Pasien tidak menunjukkan perbaikan signifikan selama tiga hari, dan leukositosis ekstrem diidentifikasi sebagai penyebab utama kematian.

Cara Mengutip

1.
Yanti M, Herman NAR, Windria S, Rifki PE. Leukositosis ekstrem pada seekor kucing domestik berusia 3 tahun dengan dislokasi panggul coxofemoral. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 Apr. 25 [cited 2026 Jun. 6];9(1):19-20. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/57248
No Related Submission Found