Abortus idiopatik superfetasi alami pada sapi Pasundan
Unduhan
Abortus pada sapi merupakan kondisi ketidakmampuan fetus untuk bertahan hidup di dalam rahim hingga saat akan dilahirkan. Tulisan ini merupakan laporan pertamakali kasus abortus idiopatik superfetasi dari perkawinan alami yang terjadi pada induk sapi Pasundan primipara. Sapi-sapi awalnya dipelihara dengan sistem kandang koloni dan bercampur antara jantan (n=10) dan betina dara (n=18) selama 2 minggu pascapemindahan sapi dari kandang ternak di Kabupaten Ciamis. Terjadi kebuntingan oleh perkawinan alami pada sapi dara tanpa diketahui usia dan riwayat kebuntingan. Seekor induk sapi teramati menunjukkan gejala perdarahan pervagina, mengejan dan disertai pengeluaran fetus berukuran kecil (panjang ~25 cm, usia fetus ~120 hari) beberapa jam kemudian, sebelumnya sapi telah mengalami abortus dengan ukuran fetus yang besar (panjang ~36 cm, usia fetus ~150 hari). Induk sapi Pasundan primipara yang mengalami abortus kemudian dipisahkan ke kandang individu untuk mengurangi stress dan untuk observasi lebih lanjut. Terapi yang diberikan adalah dengan pemberian antibiotik dan multivitamin.
Ahmed S, Hasnat MA, Khair MA, Sharmeen S, Choudhury FH, Haque N. 2022. Types of Abortion and its Consequences-A Study of 100 Cases in Mymensingh Medical College Hospital. Scholars Journal of Applied Medical Sciences. 10:1774-1779. https://doi.org/10.36347/sjams.2022.v10i10.033
Anderson Ml. 2007. Infectious causes of bovine abortion during mid to late gestation. Theriogenology. 68(3):474-486. https://doi.org/10.1016/j.theriogenology.2007.04.001 | PMid:17467787
Buroni F, Gardner DL, Boabaid FM, Oliveira LGS, de Nava L, Lopez F, Riet-Correa F. 2020. Spontaneous abortion in cattle after consumtion of Hesperocyparis (Cupressus) macrocarpa (Hartw), Bartel and Cupresus arizonica (Greene) needles in Uruguay. Toxicon. 181:53-56. https://doi.org/10.1016/j.toxicon.2020.04.104 | PMid:32353569
Chang-Yeon C, Hyun-Ju J, Seong-Heum Y, Man-Hye H. 2006. A Case of Superfetation in a Korean Native Cow. Journal of Veterinary Clinics. 23(2):207-210.
Harman MT. 1918. A probable case of superfetation in the cow. Transactions of the Kansas Academy of Science (1903-). 29:98. https://doi.org/10.2307/3624283
Hovingh E. 2009. Abortions in dairy cattle I: Common causes of abortions. Virginia Cooperative Extension. 404-288. www.ext.vt.edu
Meat & Livestock Australia [MLA]. 2023. Veterinary Handbook for cattle, sheep and goat. The Australian Livestock Corporation. http://www.veterinaryhandbook.com.au/Diseases.aspx?diseasenameid=11.
Mee JF. 2020. Investigation of bovine abortion and still-birth/perinatal mortality-similar diagnostic challenges, different approaches. Irish Veterinary Journal. 73(1):20. https://doi.org/10.1186/s13620-020-00172-0 | PMid:32944225 PMCid:PMC7487920
Michael Y. 1993. Proceeding: The Range Beef Cow Symposium XIII December 6,7,8, 1993, Cheyenne, WY. Cattle abortions-causes and prevention. http://digitalcommons.unl.edu/rangebeefcowsym/219.
Oliver KF, Wahl AM, Dick M, Toenges JA, Kiser JN, Galliou JM, Moraes JG, Burns GW, Dalton J, Spencer TE, Neibergs HL. 2019. Genomic analysis of spontaneous abortion in Holstein Heifers and Primiparous cows. Genes. 10(12):954. https://doi.org/10.3390/genes10120954 | PMid:31766405 PMCid:PMC6969913
Ranjan R, Biswal JK, Subramaniam S, Singh KP, Stenfeldt C, Rodriguez LL, Pattnaik B, Arzt J. 2016. Foot-and-mouth disease virus-associated abortion and vertical transmission following acute infection in cattle under natural conditions. PLoS One. 11(12):e0167163. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0167163 | PMid:27977708 PMCid:PMC5157973
Roellig K, Menzies BR, Hildebrandt TB, Goeritz F. 2011. The concept of superfetation: a critical review on a 'myth'in mammalian reproduction. Biological Reviews. 86(1):77-95. https://doi.org/10.1111/j.1469-185X.2010.00135.x | PMid:20394608
Serrano-Martínez ME, Cisterna CA, Romero RC, Huacho MA, Bermabé AM, Albornoz LA. 2019. Evaluation of abortions spontaneously induced by Neospora caninum and risk factors in dairy cattle from Lima, Peru. Revista Brasileira de Parasitologia Veterinária. 28:215-220. https://doi.org/10.1590/s1984-29612019026 | PMid:31215607
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




