Gambaran sitologi squamous cell carcinoma pada kucing
Downloads
Squamous Cell Carcinoma (SSC) merupakan tumor malignant yang berkembang dari epitelium skuamus. Kucing merupakan hewan yang memiliki potensi terkena SSC, utamanya pada kucing yang sering keluar rumah dan terpapar sinar ultraviolet. Tulisan ini melaporkan kasus SSC pada kucing mixed breed yang ditemukan di area persawahan. Pemeriksaan fisik menunjukan kucing dalam kondisi anoreksia, dehidrasi, malnutrisi, alopecia, hiperkeratosis, terdapat massa multifokal (2-5cm) bersifat erosif dan ulseratif pada bagian thorax dan abdomen. Peneguhan diagnosa dilakukan dengan pemeriksaan ulas jaringan (sitologi) menggunakan tehnik pewarnaan Giemsa. Hasil dari sitologi menunjukkan karakteristik dari SSC yaitu adanya asynchronous sel dengan maturasi nukleus dan sitoplasma tidak seimbang. Sitoplasma sel terdapat vakuola-vakuola kecil dan bulat mengelilingi nukleus, serta terdapat sel-sel radang yang didominasi neutrofil dan limfosit, binukleus sel, anisositosis dan anisokarioasis. Sel berinti banyak dengan ukuran bervariasi
Layne EA, Graham M. 2016. Cutaneous Squamous Cell Carci-noma Manifesting as Follicular Isthmus Cysts in a Cat. Journal of Feline Medicine and Surgery Open Reports, 2(1): 2055116915625356.
Radin MJ, Wellman ML. 2004. Interpretation of Feline Canine Cytology. Nestle Purina.
Webb JL, Burn RE, Brown HM, LeRoy BE, Kosarek CE. 2009. Squamous Cell Carcinoma. Compendium: Continuing Educa-tion for Veterinarians, p133-142.
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license permits use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, including for commercial purposes, provided the original work is properly cited, a link to the license is given, and any changes made are indicated. Any derivative work must be distributed under the same license or a compatible license.




