Isolasi Brucella abortus dari cairan higroma dan susu

Isolasi Brucella abortus cairan higroma susu

Authors

  • Tri Handayani
    trihanda@batan.go.id
    Laboratorium Kesehatan dan Reproduksi Ternak, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jakarta, Indonesia
  • Susan Maphilindawati Noor Divisi Bakteriologi, Balai Besar Penelitian Veteriner, Bogor, Indonesia
  • Fachriyan Hasmi Pasaribu Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
Brucella abortus merupakan salah satu bakteri penyebab keguguran pada ternak sapi. Sampel cairan higroma dan susu digunakan untuk screening keberadaan bakteri B. abortus dari ternak yang dicurigai menderita brucellosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bakteri B. abortus dari sampel cairan higroma dan susu. Total 36 sampel cairan higroma dan susu diperoleh dari NTT dan Jawa barat. Sampel ditumbuhkan dalam media TSB dan TSA dengan CO2 5 %. Hasil pemeriksaan menunjukkan morfologi koloni bakteri bulat, halus dan permukaan convex, hasil pewarnaan Gram menunjukkan bakteri gram negatif, coccobacillus dan memiliki kecenderungan sendiri-sendiri ataupun berpasangan. Uji biokimiawi katalase dan  oksidase menunjukkan hasil positif, sedangkan uji sitrat negatif.  Bakteri memerlukan penambahan 5% CO2 dalam pertumbuhannya, memiliki kemampuan memproduksi H2S, dan urease serta  tumbuh dengan keberadaan Basic Fuchin, tetapi tidak tumbuh di zat warna Thionin. Bakteri yang tumbuh tersebut diidentifikasi sebagai B. abortus.Total isolat B. abortus yang diperoleh pada penelitian ini adalah 16 isolat dari 36 sampel cairan higroma dan susu.

How to Cite

1.
Handayani T, Noor SM, Pasaribu FH. Isolasi Brucella abortus dari cairan higroma dan susu. ARSHI vet lett [Internet]. 2018 Aug. 5 [cited 2026 Jun. 7];2(3):55-6. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/21759
No Related Submission Found