Kadar kolesterol dan glukosa darah luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang didomestikasi
Unduhan
Status kesehatan luwak yang pemanfaatannya cukup tinggi sebagai penghasil kopi belum banyak dipelajari secara lengkap. Informasi mengenai status fisiologis luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang telah didomestikasi masih terbatas dan sangat diperlukan untuk menilai aspek kesejahteran hewan di penangkaran. Studi ini melaporkan kadar kimia darah dan kolesterol luwak Jawa yang sudah didomestikasi. Luwak dalam penelitian ini diberi pakan berupa pisang, kepala ayam dan juga dog food. Pemeriksaan kimia darah berupa kadar glukosa dan kolesterol darah dilakukan terhadap 6 ekor luwak yang diberi pakan pisang, kepala ayam dan juga dog food. Hasil menunjukkan bahwa luwak Jawa jantan memiliki kadar glukosa sebesar 68,00±22,55 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 73,78±12,60 mg/dL. Kadar kolesterol darah pada luwak Jawa jantan yaitu sebesar 145,78±22,29 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 142,00±12,44 mg/dL.
Hall JE, Hall ME. 2020. Guyton and Hall textbook of medical physiology e-Book. Elsevier Health Sciences.
Masy’ud B, Bismark M 2011. Perilaku trenggiling (Manis Javanica, Desmarest, 1822) dan kemungkinan penangkarannya. Media Konservasi. 16(3):141-148.
Meyer DJ, Coles EH, Rich LJ. 1992. Veterinary Laboratory Medicine: interpretation and diagnosis. Association of American Veterinary Medical Colleges (USA).
Patou M, Wilting A, Gaubert P, Esselstyn JA, Cruaud, C, Jennings AP, Fickel J, Veron G. 2010. Evolutionary history of the Paradoxurus palm civets–a new model for Asian biogeography. Journal of Bioge-ography. 37(11):2077-2097.
Pratiwi AN. 2008. Aktivitas pola makan dan pemilihan pakan pada lutung kelabu betina (Trachypithecus cristatus, Raffles 1812) di Pusat Penyelamatan Satwa Gadog Ciawi-Bogor [skripsi]. Bogor (ID): Fakultas kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor.
Putri DP, Mayasari N, Hiroyuki A. 2022. Gambaran kesejahter-aan musang luwak tangkar (Paradoxurus hermaphroditus) penghasil biji kopi luwak pegunungan Malabar, Jawa Barat. Acta VETERINARIA Indonesiana. 10(1):58-70.
Sjaastad OV, Sand O, Hove K. 2010. Physiology of domestic animals. 2nd Ed. Scandinavian Veterinary Press. 804pp.
Wall MM. 2006. Ascorbic acid, vitamin A, and mineral composi-tion of banana (Musa sp.) and papaya (Carica papaya) cultivars grown in Hawaii. Journal of Food Composition and Analysis. 19(5):434-445.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




