Histopatologi kejadian obstruksi intestinal pada kucing Persia

obstruksi intestinal kucing korpus alienum histopatologi ileum

Authors

  • Ida Sukma Kuswardhani Program Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Albiruni Haryo Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Indonesia, Indonesia
  • Muhamad Arfan Lesmana
    arfan_lesmana@ub.ac.id
    Departemen Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Seekor kucing berjenis kelamin betina, dan berumur 2 tahun dibawa ke Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Brawijaya dengan kondisi lemas. Keluhan dari pemilik, kucing tidak mau makan, tidak ada muntah, tidak ada diare, dan diberikan vitamin. Kucing Caca menunjukkan suhu tubuh 37,6ºC, mukosa pucat, letarghi, palpasi abdomen tidak terdapat nyeri, tidak terdapat jaundice, dan cuping hidung kering. Pemeriksaan hematologi tampak anemia, trombositopenia, dan limfositopenia. Citra radiografi terlihat adanya benda asing dalam usus halus. Kucing di rawat inap selama 7 hari dan tidak menunjukkan perbaikan perkembangan, mengalami kematian dan dilakukan nekropsi untuk pemeriksaan histopatologi. Pemeriksaan histopatologi organ ileum terlihat adanya rupture pada mukosa hingga lapisan submukosa.

How to Cite

1.
Kuswardhani IS, Haryo A, Lesmana MA. Histopatologi kejadian obstruksi intestinal pada kucing Persia. ARSHI vet lett [Internet]. 2021 Sep. 15 [cited 2026 May 17];5(1):11-2. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/29291

Suspect feline infectious peritonitis pada kucing

Sus Derthi Widhyari, Bayu Firmala Kusuma, Setyo Widodo, Anita Esfandiari, Retno Wulansari, Leni...