Functional Turmeric–Tamarind Jelly Drink with Grass Jelly Extract as an Alternative for Dysmenorrhea Relief

Penulis

  • Diandra Safira Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Universitas Binawan, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13630, Indonesia
  • Mia Srimiati Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Universitas Binawan, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13630, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.2.583-592

Kata Kunci:

antioksidan, cincau, kunyit asam, kurkumin, minuman jelly

Abstrak

Dismenore dialami oleh sebagian besar remaja dan perempuan usia produktif sehingga dapat menurunkan kualitas hidup dan aktivitas harian. Minuman herbal berbasis kunyit asam telah lama digunakan sebagai pendekatan non-farmakologis untuk meredakan nyeri menstruasi, namun bentuk sediaan konvensional umumnya memiliki variasi produk terbatas dan daya tarik sensori yang kurang optimal. Formulasi berbasis jeli menawarkan alternatif yang lebih diterima secara organoleptik tanpa mengurangi manfaat fungsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan sari daun cincau terhadap karakteristik organoleptik, komposisi proksimat, aktivitas antioksidan, dan kadar kurkumin pada minuman jeli kunyit asam. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima konsentrasi sari daun cincau (0%, 50%, 65%, 80%, 95%). Data organoleptik (uji hedonik dan mutu hedonik) diuji normalitasnya menggunakan Kolmogorov–Smirnov, kemudian dianalisis dengan Kruskal–Wallis dan Mann–Whitney untuk perbandingan antar formula. Analisis proksimat, serat pangan, aktivitas antioksidan (% inhibisi, metode spektrofotometri DPPH), dan kadar kurkumin (HPLC-PDA) disajikan secara deskriptif. Penambahan sari daun cincau berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap mutu hedonik pada atribut warna, aroma, tekstur, dan rasa, sementara tingkat kesukaan panelis relatif serupa antar formula (tidak berpengaruh signifikan). Formula terpilih (65%) memiliki total serat pangan tinggi (11,74 g/200 mL), dengan peningkatan serat tidak larut (0,88 g) lebih tinggi dibandingkan kontrol (0,16 g). Aktivitas antioksidan pada formula terpilih (12,02% inhibisi) sedikit lebih tinggi dibandingkan kontrol (11,15% inhibisi). Kadar kurkumin tetap terjaga meskipun lebih rendah (108,53 mg/kg) daripada kontrol (233,61 mg/kg). Minuman jeli kunyit asam-cincau menunjukkan karakteristik sensori yang baik serta nilai fungsional yang meningkat, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif minuman alami pendukung manajemen dismenore.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“Functional Turmeric–Tamarind Jelly Drink with Grass Jelly Extract as an Alternative for Dysmenorrhea Relief” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(2), pp. 583–592. doi:10.25182/jigd.2026.5.2.583-592.