The Correlation between Food Service Satisfaction, Prison Environment, and Macronutrients Intake with The Nutritional Status of Prisoners in Overcapacity Prison

Penulis

  • Bagas Dwi Syahputra Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia
  • Ayu Mutiara Santanu Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-5560-2143
  • Hurry Mega Insani Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-3290-4296
  • Widya Astuti Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-9928-460X

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.2.527-533

Kata Kunci:

lingkungan, narapidana, penyelenggaraan makanan, status gizi, zat gizi makro

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepuasan penyelenggaraan makanan, lingkungan lapas, dan asupan zat gizi makro dengan status gizi narapidana di lapas overcapacity. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain penelitian cross sectional. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 81 narapidana yang dipilih secara purposive sampling di lapas kelas IIB Kabupaten Sumedang. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner, pengukuran tinggi badan dan berat badan, dan wawancara recall makanan 2x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah (53,1%) subjek tidak puas dengan penyelenggaraan makanan di lapas. Selain itu, sebanyak (50,6%) subjek merasa tidak nyaman dengan lingkungan lapas. Lebih dari setengah subjek juga mengalami defisit asupan gizi, yaitu energi (63%), protein (86,4%), dan karbohidrat (85,2%). Sementara itu, (72,8%) subjek memiliki asupan lemak cukup. Berdasarkan hasil uji Chi-Square, terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan lapas (p-value=0,000) dan asupan energi (p-value=0,028) dengan status gizi subjek. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kepuasan terhadap penyelenggaraan makanan (p-value=0,445), asupan protein (p-value=0,381), asupan lemak (p-value=0,053), serta asupan karbohidrat (p-value=0,192) dengan status gizi subjek. Dengan demikian, lingkungan lapas dan asupan energi berhubungan terhadap status gizi narapidana, sedangkan kepuasan penyelenggaraan makanan, serta asupan protein, lemak, dan karbohidrat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“The Correlation between Food Service Satisfaction, Prison Environment, and Macronutrients Intake with The Nutritional Status of Prisoners in Overcapacity Prison” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(2), pp. 527–533. doi:10.25182/jigd.2026.5.2.527-533.