Association of Sugar-Sweetened Beverage Intake with Waist Circumference and Overweight Among Kusuma Husada University Students

Penulis

  • Kezia Elian Devina Program Studi Gizi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kusuma Husada, Surakarta 57136, Jawa Tengah, Indonesia
  • Puji Lestari Program Studi Gizi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kusuma Husada, Surakarta 57136, Jawa Tengah, Indonesia
  • Dyah Vierdiana Program Studi Keperawatan Program D3, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kusuma Husada, Surakarta 57136, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.2.517-526

Kata Kunci:

lingkar pinggang, mahasiswa, minuman manis, overweight

Abstrak

Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah gizi seperti kelebihan berat badan (overweight). Saat ini, mahasiswa gemar mengonsumsi minuman manis yang banyak dijual di toko maupun café. Minuman manis atau sugar-sweetened beverages (SSB) adalah minuman yang ditambahkan gula sehingga mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi. Konsumsi minuman manis dengan frekuensi tinggi berkaitan erat dengan peningkatan penumpukan lemak tubuh, berat badan, dan lingkar pinggang yang berhubungan dengan kejadian overweight. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara konsumsi minuman manis dengan lingkar pinggang dan kejadian overweight pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kusuma Husada Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar pinggang serta pengisian kuesioner karakteristik responden dan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengetahui kebiasaan konsumsi minuman manis dalam satu bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sampel jarang mengonsumsi minuman manis, tidak mengalami overweight, dan memiliki lingkar pinggang  normal. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi minuman manis dengan lingkar pinggang (p=0,683) dan kejadian overweight (p=0,523). Kesimpulan penelitian yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi minuman manis dengan lingkar pinggang dan kejadian overweight pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kusuma Husada Surakarta.  

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“Association of Sugar-Sweetened Beverage Intake with Waist Circumference and Overweight Among Kusuma Husada University Students” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(2), pp. 517–526. doi:10.25182/jigd.2026.5.2.517-526.