Hubungan Asupan Energi dengan Status Gizi Pasien Hemodialisis Chronic Kidney Disease di RS Mohammad Hoesin Palembang
The Relationship between Energy Intake and Nutritional Status of Hemodialysis Patients with Chronic Kidney Disease at Mohammad Hoesin Hospital
DOI:
https://doi.org/10.25182/jigd.2025.4.4.305-311Kata Kunci:
asupan energi, chronic kidney disease (CKD), hemodialisis, status giziAbstrak
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu jenis penyakit degeneratif utama di Indonesia dengan tingkat mortalitas yang cukup tinggi. Faktor penting untuk mencegah keparahan penyakit pasien CKD adalah dengan menjaga status gizi melalui asupan energi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi dengan status gizi pasien CKD yang menjalani terapi hemodialisis di RS Mohammad Hoesin Palembang. Desain yang digunakan yaitu cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Responden terdiri dari 66 pasien CKD rawat jalan yang menjalani hemodialisis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki status gizi normal (66,7%), tetapi sebagian besar memiliki asupan energi yang kurang (72,7%) dan asupan protein (63,6%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan energi dengan status gizi pasien CKD dengan hemodialisis (p<0,05). Pemantauan status gizi rutin dan pengaturan pola makan yang tepat sangat diperlukan untuk meningkatkan status gizi pasien CKD.







2.png)
