Pengaruh Pendapatan Keluarga terhadap Konsumsi Buah serta Status Gizi pada Usia Remaja (10-18 Tahun) di Desa Babakan, Kabupaten Bogor

Penulis

  • Hafshah Ayna Mahira Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University, Bogor 16680, Indonesia
  • Yayat Heryatno Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University, Bogor 16680, Indonesia
  • Sharannie Sharannie Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University, Bogor 16680, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2024.3.1.66-71

Kata Kunci:

konsumsi buah, pendapatan keluarga, remaja, status gizi

Abstrak

Pendapatan suatu keluarga dapat memengaruhi tingkat konsumsi buah-buahan serta status gizi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan konsumsi buah serta status gizi pada usia remaja di Desa Babakan Raya, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan subjek berjumlah 50 orang yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian dilakukan selama satu (1) bulan pada bulan Agustus hingga September. Data Food Frequency Questioner (FFQ) yang digunakan pada penelitian ini berpacu pada Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM). Data status gizi diperolah dari hasil perhitungan IMT/U yang kemudian dikategorikan berdasarkan Kemenkes 2020. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman. Berdasarkan hasil analisis, sebagian besar keluarga (56,0%) memiliki tingkat pendapatan berkategori tinggi. Sebagian besar (80,0%) remaja kurang dalam mengonsumsi buah, dan sebagian besar remaja (82,0%) memiliki status gizi baik. Hasil uji korelasi menggunakan uji Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan (p>0,05) antara pendapatan keluarga dengan konsumsi buah-buahan serta status gizi.

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“Pengaruh Pendapatan Keluarga terhadap Konsumsi Buah serta Status Gizi pada Usia Remaja (10-18 Tahun) di Desa Babakan, Kabupaten Bogor” (2024) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 3(1), pp. 66–71. doi:10.25182/jigd.2024.3.1.66-71.