Health Communication in Families Affected by Stunting in Indonesia: A Systematic Literature Review

Penulis

  • Salomon Anderias Mesak Babys Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Jawa Barat, Indonesia
  • Amiruddin Saleh Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Jawa Barat, Indonesia
  • Annisa Utami Seminar Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Jawa Barat, Indonesia
  • Ali Khomsan Prodi S1 Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran dan Gizi, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25182/jigd.2026.5.2.554-568

Kata Kunci:

Indonesia, komunikasi kesehatan, keluarga, stunting

Abstrak

Persoalan kesehatan yang mengancam eksistensi serta kualitas sumber daya manusia global adalah stunting. Angka prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi. Komunikasi menjadi media dalam mengatasi problem stunting. Penelitian bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis bentuk, strategi, konten, efektivitas faktor komunikasi kesehatan terhadap keluarga terdampak stunting di Indonesia, dan pengaruh dan peran karakteristik keluarga dalam proses penanganan stunting. Penelitian menggunakan metode systematic literature review. Sebanyak 22 artikel dianalisis menggunakan protokol PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan praktik komunikasi kesehatan stunting pada keluarga didominasi oleh pendekatan komunikasi interpersonal terstruktur dan komunikasi kelompok yang bersifat linier, top-down, dan instruktif. Efektivitas pendekatan ini terbatas pada peningkatan pengetahuan, sedangkan dampaknya terhadap perubahan sikap dan perilaku masih rendah. Keberhasilan komunikasi ditentukan oleh karakteristik keluarga, struktur pengasuhan, dan kendala ekonomi. Direkomendasikan komunikasi melalui tokoh kultural dan pendekatan dialogis merupakan alternatif yang lebih efektif, karennya komunikasi kesehatan dalam menangani stunting memerlukan strategi yang diferensial dan kontekstual dengan mempertimbangkan profil keluarga sebagai moderator aktif. Implikasi penelitian ini adalah perlunya merancang program penanganan stunting dengan protokol komunikasi yang jelas, pelatihan komunikator yang berorientasi dialogis, serta desain pesan yang kolaboratif dan responsif terhadap realitas keluarga.

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

“Health Communication in Families Affected by Stunting in Indonesia: A Systematic Literature Review” (2026) Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 5(2), pp. 554–568. doi:10.25182/jigd.2026.5.2.554-568.