Analisis Keberlanjutan Usahatani Sayuran Pada Lahan Pemakaman Di Kelurahan Maharatu Menggunakan Metode Multidimensional Scaling (MDS)

Main Article Content

Eliza
Reisya Alief Chairunnisa
Zulhamid Ridho

Abstract

The demand for land for development continues to increase while land area remains limited. Conversion of agricultural land to non-agricultural use in urban areas has become a phenomenon in various cities in Indonesia which threatens the sustainability of farming. This research was conducted in Maharatu Village which utilizes cemetery land for vegetable farming, where the land will gradually diminish over time. This study aimed to determine the sustainability status of vegetable farming from ecological, economic, social, technological, and institutional dimensions, and to identify sensitive attributes affecting sustainability. The research used a descriptive qualitative method with purposive sampling involving 30 respondents. Data analysis to assess the sustainability index of vegetable farming used Multidimensional Scaling (MDS). The sustainability index and sensitive attributes were analyzed using the RAPS (Rapid Appraisal for Sustainability) method and leverage analysis. The sustainability index was calculated based on the ordination value of each analyzed dimension with a value range of 0–100, where 0–25 is categorized as unsustainable, 25.01–50 less sustainable, 50.01–75 moderately sustainable, and 75.01–100 highly sustainable. The results showed that the sustainability status of vegetable farming scored 65.46, categorized as moderately sustainable. Sensitive attributes include crop yield quality, soil fertility, pest and disease attack intensity, use of chemical fertilizers, farmer income diversification, farm income, land ownership status, selling price stability, marketing systems, farmer age and education, community views on land conversion, family participation, irrigation technology, planting patterns, post-harvest handling, use of information technology, superior seed technology, and availability of extension workers.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Analisis Keberlanjutan Usahatani Sayuran Pada Lahan Pemakaman Di Kelurahan Maharatu Menggunakan Metode Multidimensional Scaling (MDS). (2026). Jurnal Agribisnis Indonesia, 14(01), 81-95. https://doi.org/10.29244/jai.2026.14.01.81-95

References

Amalia, B. M., Harianto, & Sumaryanto. (2023). Pengaruh penguasaan lahan terhadap pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga pertanian pada agroekosistem yang berbeda. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(2), 299–310.

Amaliah, D. L. A., & Deli, N. F. (2023). Internet, Pupuk untuk Pertanian Masa Kini. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Charina, A., Kusumo, R. A. B., Sadeli, A. H., & Deliana, Y. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi petani dalam menerapkan sop sistem pertanian organik di kabupaten bandung barat. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 1–12.

Dhaifulloh, A. D., Khayumi, B. I., Legawa, D. T., Ansya, M. K. A., & Radianto, D. O. (2024). Dampak penggunaan pestisida kimia terhadap kualitas tanah dan air sungai di daerah pertanian. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 2(2), 197–208.

Dopas, F., Korompis, C., & Tawas, Y. (2022). Pengaruh kapasitas produksi dan permintaan terhadap pendapatan petani gula aren di desa tombatu 2. LITERACY: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 1(2), 190–204.

Faradiba, A. A., Dwi, E. Y., & Sa’id, I. (2023). Dampak pupuk urea pada jaringan tumbuhan padi (oryza sativa l) dalam produksi pangan. Jurnal Agricultural Science, 18(2), 55–60.

Hasibuan, M. R. R. (2023). Inovasi teknologi irigasi dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian. OSF, 1–11.

Hepriyani, A. D., Hidayat, K. F., & Utomo, M. (2016). Pengaruh pemupukan nitrogen dan sistem olah tanah jangka panjang terhadap pertumbuhan dan produksi padi gogo (oryza sativa l.) Tahun ke-27 di lahan politeknik negeri lampung. Jurnal Agrotek Tropika, 4(1), 36–42.

Imansyah, Harisandi, D., Tamia, N., & Rahmawati, D. (2020). Analisis daya dukung lahan pertanian terhadap tekanan penduduk di desa sandik. Media Komunikasi Geografi, 21(2), 120–129.

Leha, E. (2020). Kajian keberlanjutan agribisnis hortikultura di kabupaten sumba barat. Analisis, 10(2), 14-35.

Maknun, D. (2017). Ekologi: Populasi, Komunitas, Ekosistem, Mewujudkan Kampus Hijau, Asri, Islami dan Ilmiah. Cirebon: Nurjati Press.

Mustofa, F. A. F., Aryanta, A. P., & Budiwitjaksono, G. S. (2024). Pemanfaatan hidroponik sebagai sarana pemanfaatan lahan terbatas di wilayah rw 01 kelurahan medokan semampir. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 2(5), 68–74.

Nuraina. (2021). Analisis Keberlanjutan Usahatani Padi Sawah Di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan. Universitas Borneo Tarakan.

Prabowo, R., Nur Bambang, A., & Sudarno. (2020). Pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan pertanian. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 16(2), 26–36.

Prasetyo, Harwanto, & Hidayat, N. (2023). Penggunaan level nitrogen dari jenis pupuk kimia pada jumlah anakan tiga jenis rumput unggul grass. Journal of Animal Science and Technology, 5(3), 289–300.

Purba, T., Ningsih, H., Purwaningsih, P., Junaedi, A.S., Gunawan, B., Junairiah, J., Firgiyanto, R. and Arsi, A. (2021). Tanah Dan Nutrisi Tanaman. Yayasan Kita Menulis.

Putra, W. E., Fauzi, E., & Ishak, A. (2019). Kontribusi tenaga kerja dalam keluarga dan pengaruhnya terhadap penerimaan usahatani sayuran di lahan sawah tadah hujan (kasus di desa srikuncoro, kecamatan pondok kelapa, kabupaten bengkulu tengah). AGRITEPA, VI(1), 13–28.

Rasihen, Y., Kilat Adhi, A., & Suprehatin, S. (2021). Analisis keberlanjutan usahatani perkebunan kelapa rakyat kabupaten indragiri hilir. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 177–187.

Rustiadi, E., Pravitasari, A. E., Setiawan, Y., Mulya, S. P., Pribadi, D. O., & Tsutsumida, N. (2021). Impact of continuous Jakarta megacity urban expansion on the formation of the Jakarta-Bandung conurbation over the rice farm regions. Cities: The International Journal of Urban Policy and Planning, 111, 1–19.

Satria, J., Falatehan, A. F., & Beik, I. S. (2024). Strategi keberlanjutan dalam mempertahankan lahan pertanian pangan di kabupaten bogor. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 12(1), 49–55.

Sudiono, N., Sutjahyo, S. H., Wijayanto, N., Hidayat, P., & Kurniawan, R. (2018). Analisis berkelanjutan usahatani tanaman sayuran berbasis pengendalian hama terpadu di kabupaten tanggamus provinsi lampung. Jurnal Hortikultura, 27(2), 297.

Suhartini, S., Ishaq, R. M., Lasitya, D. S., Mujaddid, M. A., Jihad, B. N., Harun, A. A., & Arcelia, D. Y. (2024). Evaluasi keberlanjutan usahatani sayuran dalam sistem agroforestry di daerah aliran sungai (das) brantas hulu, jawa timur, indonesia dengan metode Multi Dimensional Scaling (MDS). Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(1), 427-437.

Ukkas, I. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja industri kecil kota palopo. Journal of Islamic Education Management, 2(2), 187–198.

Yusuf, M., Wijaya, M., Surya, R. A., & Taufik, I. (2021). MDRS RAPS Teknik Analisis Keberlanjutan. Makassar: Tohar Media.

Yusuf, R., Pato, U., Tang, U.M. and Karnila, R.K., (2019). Analisis keberlanjutan dimensi sosial budaya usahatani padi sawah di kabupaten siak provinsi riau. Dinamika Lingkungan Indonesia, 6(2), 85-94.